CAHAYASIANG.ID, MITRA — Sebuah video yang diunggah melalui akun media sosial “Roy-ke Yoshi Rantung” menghebohkan warga Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), setelah memperlihatkan dugaan insiden penembakan menggunakan senjata api yang disebut terjadi dua kali dalam satu malam.
Dalam video tersebut, terdengar kepanikan warga yang memperlihatkan adanya lubang yang diduga bekas proyektil peluru di salah satu bangunan warga. Beberapa warga juga terdengar mengungkapkan kekhawatiran karena peluru nyaris mengenai bagian kepala seseorang.
“Lubang hampir kena di kepala,” terdengar dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial.
Menurut keterangan yang dituliskan dalam unggahan akun tersebut, peristiwa diduga terjadi sekitar pukul 23.00 WITA dan kembali terulang pada pukul 02.00 dini hari. Situasi itu membuat warga sekitar merasa takut, terlebih karena di lokasi terdapat banyak anak-anak dan masyarakat yang masih berada di luar rumah saat kejadian berlangsung.
Video tersebut juga memicu berbagai komentar dari masyarakat yang meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas terkait dugaan peredaran senjata api di wilayah Ratatotok dan Minahasa Tenggara secara umum.
“Aktivis Perempuan Sulut Yuni Wahyuni Srikandi meminta kepada APH Polres Minahasa Tenggara untuk segera mengambil langkah tegas dan mendalami insiden ini, khususnya Ratatotok, sebelum adanya korban,” pungkas Srikandi Sulut.
Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan guna memastikan sumber suara tembakan, asal peluru, serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang meresahkan masyarakat itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan penembakan tersebut maupun informasi mengenai korban dalam kejadian itu. (*Red)





