
CAHAYASIANG.ID, Sulut – Mewakili Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK), Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay guna menghadiri Unsrat Rountable Meeting bersama Partnership for Australia-Indonesia Reasearch (PAIR), Rabu (6/8/2025).
Kehadiran Wagub guna membahas langkah konkret transisi energi menuju Net Zero Emission di Sulawesi Utara, khususnya pada fasilitas kesehatan di wilayah pesisir.
“Komunitas pesisir jadi aktor perubahan iklim lokal,” ucap Victor Mailangkay.
“Krisis Iklim adalah tantangan nyata, dan kita tidak bisa tinggal diam. Melalui dialog lintas sektor ini, kita berkomitmen menyusun kebijakan berbasis riset dan data, demi memperkuat implementasi energi bersih yang berkeadilan,” tegas Orang nomor 2 Pemprov Sulut tersebut.
LIMA FOKUS DALAM KAJIAN TRANSISI ENERGI
- Teknologi
- Infrastruktur
- Tata Kelola dan Pembiayaan
- Manajemen Limbah
- Peran Komunitas Pesisir
Lebih lanjut, Ia menuturkan, Dengan semangat co-design dan co-creation transisi energi di Puskesmas pesisir, regulasi daerah yang adaptif, dan skema pembiayaan hijau yang bisa direplikasi secara nasional.
“Pemprov Sulut terus menjunjung tinggi kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat sipil dan media. Demi Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tuturnya. (*/red)






