CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menumpahkan kekesalannya kepada Pendiri Yayasan Pesantren Indonesia, Imam Supriyanto, karena menuduhnya membekingi pondok pesantren Al Zaytun.

Pada tayangan salah satu televisi swasta, Imam Supriyanto secara gamblang menyebutkan, Moeldoko sebagai pihak yang menghubungkan Panji Gumilang, pendiri Al Zaytun, dengan Mabes Polri hingga partai politik yang di create oleh sejumlah jaringan media tertentu secara bar-bar serta masif, guna menghancurkan nama baik Panglima TNI 2013-2015 tersebut, kepada Islam dan dedikasi buat Agama yang diyakininya hancur berkeping-keping di Mata Publik.
“Ya saya katakan kemarin, Pak Imam ini salah minum obat, kalau enggak udah mulai pikun. Jadi omongannya enggak bisa dipercaya, karena apa yang diomongkan itu tidak seperti apa yang sesungguhnya. Jadi jangan aneh-aneh lah itu,” kata Moeldoko, di Bina Graha Kantor Staf Presiden, Kamis (13/7/2023).

Secara jujur, Moeldoko mengaku heran dengan polemik yang terjadi di Al Zaytun, selalu diributkan menjelang pemilu.
Dirinya menambahkan, Padahal Al Zaytun merupakan entitas dari NKRI yang seharusnya tidak diributkan.
“Harapan saya kan, jangan pesantren dipolitisasi, itu yang enggak boleh. Tapi kalau hak-hak perorangannya, karena setiap orang punya hak politik, silakan. Tapi jangan dipolitisasi karena jadi ribut seperti ini. Al Zaytun itu jadi soal tiap menjelang pemilu, selalu ribut aja,” jelas Moeldoko. (Dego*)






