
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melaksanakan PBL EXPO di GKT Polimdo , Kamis (05/12/24).
Ketua Panitia program PBL Expo Polimdo, Arief P. Kumaat, SE., MM saat diwawancarai mengatakan program PBL ini tujuan utamanya adalah mendorong inovasi mahasiswa Polimdo untuk turut membangun daerah dan bangsa Indonesia. Ini merupakan proyek dimana mahasiswa juga ikut terlibat dan belajar didalamnya.
“Ketika mahasiswa mengerjakan sebuah proyek, berarti dia sudah melewati berbagai mata kuliah. Jadi, dengan mengerjakan proyek dianggap mahasiswa sudah belajar banyak hal, khususnya belajar secara real di lapangan,” ujarnya.
Tourism Department juga, lanjut Kumaat mengambil bagian dalam kegiatan PBL EXPO. Dan yang ditawarkan adalah paket one day mangrove vocation : Paddle,dive and sunset.
Objek Wisata desa darunu yang merupakan binaan Polimdo yang sudah memberikan pendampingan untuk mengembangkan objek wisata yang ada di desa darunu.
“Karena selama ini desa mahasiswa pariwisata sudah memberikan pelatihan pendampingan baik bahasa inggris maupun keterampilan lain kepada masyarakat demi mengembangkan desa wisata darunu.” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Polimdo, Dra Maryke Alelo MBA, memberikan apresiasi dengan adanya pelaksanaan PBL Expo ini.
“PBL kali ini sangat luar biasa, karena adik-adik menampilkan karya – karyanya. Karya – karya yang muncul ini bukan hanya bersifat tangible (produk yang tidak memiliki wujud fisik), artinya dapat dilihat, diraba, dan dapat dirasa, tapi ada karya intangible yang tidak terlihat, tapi sedang tumbuh yaitu kesabaran,” tuturnya.
Bahkan dalam keseriusan mendukung setiap project mahasiswa maupun dosen, Maryke mendorong adanya pembuatan Jurnal dengan pembiayaan yang ditanggung oleh Polimdo.
“Silahkan mahasiswa dan dosen pembimbing untuk membuat Jurnal dari Project yang telah dibuat. Nanti pembiayaannya dari Kampus Politeknik sendiri,” Pungkasnya. (*Fenlih)





