CAHAYASIANG.ID, Manado – Perekrutan calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) oleh Tim Seleksi (Timsel) sedang berlangsung. Sementara untuk proses pendaftarannya akan ditutup pada hari Minggu (2/6) ini.
Roosje Kalangi selaku Ketua Timsel saat sosialiasi Calon Anggota KPID Sulut periode 2024-2027 mengatakan, pihaknya akan menyeleksi ketat para peserta hingga berjumlah 21 orang.
“21 nama yang lolos seleksi Timsel akan kami serahkan ke Komisi I DPRD Sulut. Tugas kami sampai disitu,” tandas Roosje.
Ia pun mengatakan bahwa untuk meningkatkan kompetensi, ada kemungkinan proses pendaftaran diperpanjang selama 15 hari kerja.

“Jika kurang dari kuota, akan diperpanjang 15 hari kerja karena beberapa waktu lalu ada libur yang cukup panjang. Namun itu akan kami pertimbangkan lagi jika memang perlu untuk diperpanjang,” sebut Roosje saat pelaksanaan sosialisasi yang bertempat Ashton Hotel Manado, pada Sabtu (1/6) kemarin.
Menurutnya, Timsel akan objektif dan tidak akan main-main dalam proses seleksi. Hal itu sehubungan dengan tugas dan tanggung jawab dari para calon yang terpilih nanti.
“KPID bukan hanya asal dibentuk karena ini tugasnya pengawasan. Oleh karena itu peserta harus punya wawasan soal penyiaran,” ucapnya.
Suryanto Muarif selaku Wakil Ketua Timsel menyebutkan, sudah ada 27 nama yang mendaftar ikut seleksi dan ada 3 nama lagi yang sedang melengkapi berkas.
“Proses pendaftaran sudah dimulai sejak tanggal 8 Mei 2024. Kami akan selalu mengupdate informasi yang nanti akan kami bagikan selama proses seleksi berlangsung,” tuturnya.
Dari informasi yang diperoleh, para calon yang telah mendaftarkan diri berasal dari pegiat media penyiaran dan pemberitaan, serta masyarakat umum. (ak)






