
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Udara sore di Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, terasa berbeda pada Kamis (24/7/2025). Setelah bertahun-tahun terbengkalai, aset daerah yang sempat terlupakan kini kembali hidup. Teluk Tahuna Food Park yang dulunya bernama Centra Kuliner Tahuna, akhirnya resmi dibuka untuk umum dalam sebuah acara grand opening yang meriah dan penuh harapan.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, hadir langsung untuk menandai pembukaan ini, didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari. Dengan senyum semangat dan gunting di tangan, Michael memotong pita sebagai simbol dimulainya babak baru untuk kawasan kuliner yang terletak strategis di bibir Teluk Tahuna ini.
Dalam sambutannya, Michael mengungkapkan komitmen pemerintah daerah untuk mengelola dan menghidupkan kembali aset-aset yang telah lama terbengkalai. Salah satunya adalah Teluk Tahuna Food Park yang sempat tidak memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita mencoba memanfaatkan kembali aset yang sudah ada. Teluk Tahuna Food Park ini sempat ditawarkan ke pengusaha-pengusaha di Manado, tetapi ketika Hayana Group pengusaha lokal, menyatakan minatnya, maka tentu harus kita prioritaskan,” ujar Michael.
Menurutnya, keterlibatan pengusaha lokal seperti Hayana Group membawa banyak keuntungan. Selain lebih memahami kondisi daerah, mereka juga dinilai lebih tahan banting menghadapi dinamika ekonomi daerah.
Tak hanya itu, kehadiran Food Park ini diprediksi dapat menggairahkan perekonomian lokal, membuka lapangan pekerjaan, dan secara langsung menurunkan angka pengangguran serta kemiskinan di Sangihe.
“Tempat ini sangat representatif. Cocok untuk menjamu tamu-tamu dari dalam maupun luar daerah. Kami berharap pemerintah desa dan masyarakat ikut menjaga keamanan, kerapihan, dan kebersihannya,” tambah Michael.
Dengan wajah baru dan semangat baru, Teluk Tahuna Food Park diharapkan bukan hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga menjadi simbol semangat kebangkitan ekonomi lokal dan kebersamaan masyarakat Sangihe. (*Anto)






