CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Barikade 98 mendesak pemerintah segera menangkap pengamat politik Rocky Gerung buntut pernyataan “Itu Bajingan Yang Tolol” terhadap Presiden Jokowi selaku Presiden dan Simbol Negara.

Menurut Ketua Umum Barikade 98, Benny Rhamdani mengatakan, Bahwa aksi mereka bakal diikuti oleh organ-organ pendukung Presiden Jokowi, dan sejumlah perkumpulan masyarakat.
“Semua organ relawan mendesak, agar perlu ada tindakan tegas terhadap orang-orang yang berusaha menebar kebencian dan fitnah, apalagi terhadap Presiden Joko Widodo,” kata Benny Rhamdani, Kamis (10/8/2023).
AKAN BUKTIKAN 10.000 MASSA, SETELAH HARI KEMERDEKAAN
Kepala BP2MI tersebut juga menegaskan, mereka akan membuktikan 10.000 massa aksi bukan omong kosong setelah perayaan 17 Agustus akan datang.
“Kita akan buktikan dengan membawa 10.000 massa, soliditas dan kekompakan kita nggak perlu diragukan. Tanggalnya yang pasti akan dilaksanakan setelah hari raya kemerdekaan RI,” ucap Benny Rhamdani memperingatkan.
CAMPUR TANGAN ASING DIBALIK ROCKY GERUNG
Orang Kepercayaan Oesman Sapta Odang inipun menduga, Ada campur tangan kekuasaan asing yang membacking Rocky Gerung selama ini.
“Ada satu kekuatan asing yang tak Ingin negara kita kuat dan maju. Salah satunya kelompok di massa orde baru yang tersingkir selama Jokowi memimpin,” jelas Benny Rhamdani.
ROCKY GERUNG DIMANFAATKAN JADI CELAH UNTUK MENYERANG JOKOWI
Pencetus tagar Lawan Sindikat perdagangan orang itu, berpandangan, Rocky Gerung dimanfaatkan sebagai celah untuk terus menyerang Jokowi.
Dirinya kemudian menambahkan, Kelompok ini katanya tahu, Jokowi tidak akan melaporkan mereka.
“Mereka memanfaatkan celah untuk menyerang Jokowi, karena tahu Pak Jokowi tak melaporkan mereka,” tutur Benny Rhamdani. (DYW)






