
Kartu yang kedua adalah ratu, tapi disimbolkan kartunya terbalik disini bunda membaca dari bagaimana sejarah hidupnya bahwa pasangan hidupnya sudah meninggal, nah ini sesuai dengan kartu tadi terbalik.
Jadi energinya dari Pak Moeldoko sendiri karena pasangannya telah tiada, sedangkan prinsip untuk satu kekuatan itu, dan prinsip suatu kemenangan ataupun simbol dari kekuatan, adalah simbol wanita.
Seperti Tuhan menciptakan laki-laki, kemudian Tuhan ciptakan wanita. Tuhan ciptakan laki-laki untuk berpasangan dengan wanita.
Wanita ini dalam mitologi hindu sama seperti Dewa Brahma saktinya Dewi Saraswati, kemudian Dewa Wisnu saktinya Dewi Laksmi, kemudian Dewa Siwa saktinya Dewi Parwati. Nah, disini tadi kartunya terbalik berarti ratunya sudah almarhumah atau energinya sudah tidak ada dibumi, maka jelas disini dibutuhkan kekuatan pengganti.
Maka kekuatan pengganti bisa jadi dari wakilnya nanti, kemudian juga secara individu, secara pribadi ini juga punya kekuatan yang ada pada dirinya sendiri yang bersumber dari chakra.
Dimana chakranya yang bisa dipertahankan, energinya itu ya chakra jantung. Maka disini bagaimana olah bathin atau kekuatan yang ada pada malaikat pembimbingnya. Atau Sedulur Papatnya kalau di Jawa.
Ini yang bisa membuat Pak Moeldoko nanti mempunyai energi tambahan tadi, selain dari Wakil Presiden nya nanti.
Secara individu itu Sedulur Papat kalau dari bunda, karena tarodnya bunda ini adalah tarod spiritual maka senantiasa menyangkut kepada energi, atau hal-hal mengenai spirit atau jiwa itu sendiri.
SEMBILAN PIALA

Ini adalah bapak Moeldoko sendiri (Gambar Orang duduk bersila dalam kartu), sedangkan angka sembilan, angka besar, angka keabadian.
Maka disini bisa diartikan, maka dengan adanya simbol “AS PIALA”, maka dia nanti akan memiliki piala-piala kecil dibawahnya.
Piala-piala kecil ini adalah orang-orang setia yang bisa...






