• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Tuesday, 17 March 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Tantangan Rerum Novarum, Kardinal Suharyo: Komunikasi Massa, Kemanusiaan, Martabatnya

Tantangan Rerum Novarum, Kardinal Suharyo: Komunikasi Massa, Kemanusiaan, Martabatnya

20/05/2025
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kardinal Ignatius Suharyo melalui unggahan di akun media sosial Keuskupan Agung Jakarta, Senin (19/5/2025), berbicara mengenai salah satu hal krusial pada pembahasan Pra Konlaf menghasilkan pemimpin umat katolik dunia yang baru, yakni Paus Leo XIV (Kardinal Robert Francis Prevost Martinez/Nama Kewarganegaraan Peru).

Menurut Uskup Agung Jakarta tersebut, Ke depan ini kita tidak bisa meramalkan dua tahun yang akan datang ada apa.

“Yang jelas sekarang pengaruhnya sangat dahsyat itu komunikasi massa. Itu pengaruhnya kepada watak manusia sangat berbeda, pendidikan? mau masuk di dalam wilayah ini apa yang bisa dilakukan,” ungkap Kardinal Suharyo.

“Apalagi nanti kalau sudah sampai kepada artificial intelligence, itu mengubah seluruh mata manusia. Maka salah satu diskusi yang dibicarakan di dalam pertemuan pra konklaf, itu adalah dengan segala macam teknologi yang semakin modern ini, akhirnya yang menjadi korban adalah kemanusiaan,” lanjut Pemimpin Gereja Katolik Jakarta.

“Martabatnya direndahkan, tidak dihormati lagi, itulah salah satu tantangan yang RERUM NOVARUM itukan artinya, hal-hal yang baru. Dulu hal-hal yang baru adalah revolusi industri, sekarang apa ini yang baru ini ke depan? Sangat mengerikan,” sambung Sang Kardinal. (Deon)

Post Views: 1,431
Bagikan ini :
Previous Post

SMAN 1 Manado Sukses Gelar Syukuran Kelulusan 689 Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025

Next Post

Kemenkum Sulut Lakukan Harmonisasi Ranpergub Perubahan Penjabaran APBD Sulut 2025

Next Post

Kemenkum Sulut Lakukan Harmonisasi Ranpergub Perubahan Penjabaran APBD Sulut 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In