
CAHAYASIANG.ID, Manado – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 2024 menargetkan 12 kecamatan di Provinsi Sulawesi Utara. Program ini bertujuan untuk mendukung ekonomi kerakyatan melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara akan melaksanakan kegiatan berbasis masyarakat. Billy Legi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Kawasan Permukiman Wilayah Sulawesi Utara (BPPW) Sulut, menyampaikan bahwa sebanyak 12 kecamatan akan menerima dana untuk pembangunan infrastruktur di desa-desa.

“Kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat ini akan diinisiasi dan dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Nantinya, pengerjaan proyek ini juga akan dilakukan oleh masyarakat, dan hasilnya akan dinikmati oleh masyarakat sendiri. Pendanaan proyek ini akan dibantu oleh Kementerian PUPR,” kata Billy Legi pada Jumat (5 Juli 2024).
Ia menjelaskan bahwa jenis infrastruktur yang akan dibangun disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa. “Ada yang ingin membangun jalan, jembatan, atau pengaman pantai. Semua akan dirundingkan bersama warga desa,” tambah Billy Legi.

Proyek ini direncanakan mulai pada bulan Juli dan diharapkan selesai pada bulan Desember. Adapun 12 kecamatan yang akan menerima kucuran dana dari pusat adalah:
- Kabupaten Bolaang Mongondow: 3 kecamatan
- Kabupaten Minahasa: 7 kecamatan
- Kabupaten Minahasa Selatan: 1 kecamatan
- Kabupaten Minahasa Tenggara: 1 kecamatan
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan infrastruktur yang memadai, serta mendukung perekonomian kerakyatan di Sulawesi Utara.(*Ivan)





