CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis tingkat elektabilitas sosok capres potensial pada Pemilu 2024, khusunya melalui tren Pilihan Presiden berdasarkan Simulasi 3 Nama teratas saat ini.

Hasilnya, elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menembus angka 30,3% di urutan teratas, disusul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 26,9% dan Eks Gubernur DKI Anies Baswedan 25,3%.
Survei dilakukan pada 31 Maret hingga 4 April 2023 dengan Responden survei adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.
Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD).
RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.
Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1.229 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.
Margin of error survei di kisaran ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.
Sementara, Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan hasil survei menunjukkan Prabowo menjadi capres potensial yang paling banyak dipilih dengan persentase 30,3%.
Disusul, Ganjar Pranowo menempati posisi kedua dengan elektabilitas sebesar 26,9%, serta posisi ketiga Anies Baswedan sebesar 25,3%.
Djayadi Hanan menyebutkan elektabilitas Ganjar menurun signifikan dalam dua bulan terakhir. Akan tetapi, kata Djayadi, persentase penurunan itu tidak turun ke Prabowo maupun Anies.
“Tren penurunan signifikan dari Ganjar Pranowo. Ganjar Pranowo selama 2 bulan terakhir turun sekitar 8% dari 35% ke 26,9%,” katsnya saat merilis hasil survei LSI, Minggu (9/4/2023).
“Yang menarik disitu penurunan 8%, itu tampaknya belum diambil atau belum bepindak ke Prabowo atau ke Anies,” jelasnya. (Dego)






