
CAHAYASIANG.ID, MINSEL – Ajang olahraga Futsal Desa Tawaang Barat Cup Tahun 2026 resmi mencapai puncaknya. Grand Final yang mempertemukan sejumlah tim terbaik berlangsung meriah sekaligus menandai berakhirnya kegiatan yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga aksi penggalangan dana pembangunan desa dan gereja.
Partai puncak mempertemukan MDT FC versus Family FC untuk memperebutkan juara pertama dan kedua. Sementara perebutan posisi ketiga dan keempat mempertemukan Burako Pakuure melawan Kakarapi FC Makasili.
Rangkaian penutupan diawali dengan ibadah bersama yang diikuti seluruh tim peserta, panitia, serta masyarakat Desa Tawaang Barat.
Diketahui, pelaksanaan Futsal Desa Tawaang Barat Cup berawal dari tujuan penggalangan dana untuk pengadaan lahan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan lahan pekuburan desa. Kegiatan yang diketuai Komisaris BSG, Jaclyn Ivana Koloay, SH, tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp145 juta.
Selanjutnya, kegiatan berlanjut di bawah kepanitiaan Meyvo Rumengan, SE, dengan tujuan penggalangan dana pembangunan Menara Gereja GMIM Yordan Tawaang Barat. Melalui kegiatan tersebut, panitia berhasil menghimpun dana sebesar Rp150 juta.
Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Ketua Panitia Meyvo Rumengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Tawaang Barat yang telah berpartisipasi menyukseskan turnamen hingga babak grand final.
Ia berharap ajang tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan kompetisi semata, tetapi mampu menjadi wadah pembinaan dan melahirkan generasi pemain futsal berprestasi di Kabupaten Minahasa Selatan.
“Saya berharap Grand Final Futsal Desa Tawaang Barat Cup ini ke depannya dapat melahirkan generasi futsal terbaik di Minahasa Selatan,” ujar Rumengan.
Ia pun menegaskan pentingnya kebangkitan olahraga futsal di daerah.
“Futsal Minsel harus bangkit!” tegas Rumengan.
Berakhirnya Tawaang Barat Cup 2026 menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi ruang pemersatu masyarakat sekaligus sarana menggerakkan solidaritas dan kepedulian sosial untuk mendukung pembangunan desa serta pelayanan gereja.(*R)


