
CAHAYASIANG.ID, Manado — Kejadian tragis mengguncang perairan Sulawesi Utara pada siang bolong, Minggu (20/7), saat KM. Gregorius Barcelona V dilaporkan terbakar hebat di depan Pulau Talise.
Peristiwa mengerikan ini sontak menghebohkan dunia maya, diwarnai unggahan live dan foto-foto mencekam dari lokasi kejadian.

Dari berbagai unggahan yang beredar, terlihat jelas kepanikan luar biasa para penumpang yang berusaha menyelamatkan diri di tengah kobaran api. Suasana haru tak terhindarkan, terutama saat diketahui di kapal tersebut terdapat sejumlah balita serta penumpang lansia. Informasi awal menyebutkan beberapa balita berhasil diselamatkan oleh nelayan lokal di sekitar perairan Talise, namun tragisnya, ada pula penumpang lansia yang dinyatakan meninggal dunia.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah total penumpang yang berada di atas kapal naas tersebut belum dapat dipastikan. Data pasti terkait korban jiwa maupun luka-luka juga masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Ketua Srikandi Sulut, Yuni Wahyuni Srikandi, turut menyampaikan rasa keprihatinan dan duka mendalam atas tragedi ini. “Kami Srikandi Sulut turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas peristiwa memilukan ini. Semoga tidak banyak korban jiwa dan para korban dapat segera dievakuasi dengan baik,” ungkapnya.

Bunda Yuni juga menegaskan pentingnya perhatian serius dari pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado terkait insiden ini. “KSOP Manado harus menjadikan kejadian ini sebagai alarm penting untuk membenahi aspek keselamatan pelayaran. Jangan sampai tragedi seperti ini kembali terulang,” tegasnya.
“Turut berdukacita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga para korban. Doa kami menyertai semua korban serta keluarga yang ditinggalkan,” tutup Bunda Yuni dengan penuh haru.

Pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah cepat dan menyeluruh, baik dalam evakuasi, investigasi penyebab kebakaran, maupun evaluasi sistem keamanan pelayaran, demi keselamatan masyarakat Sulawesi Utara.(*Yuni)






