
CAHAYASIANG.ID, MINSEL – Diakibatkan kesalah pahaman, dua warga amurang nyaris baku hantam hanya gegara perebutan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.
Kesalah pahaman yang terjadi diantara kedua warga amurang tersebut dipicu akibat adanya monopoli BBM yang diduga kaki tangan operator SPBU Amurang berinisial JS alias Jerry.
Kepada awak media saat bertemu disalah satu cafe dikota amurang, Hens Ruus menceritakan bahwa dirinya baru saja nyaris baku hantam dengan salah satu yang diduga pengeplos BBM di SPB amurang berinisial JS alias Jer.
“Qta cuma mo isi satu gelon solar nda lebe. Karena itu oto ada pake ba angkat kelapa dikapitu so abis akang solar”. Katanya dengan logat manado.
Tapi tiba-tiba oknum berinisial JS ini tidak mengijinkan kita mo isi itu gelon. Sementara petugas/operator SPBU so ijinkan”. Jelas Huns Ruus.
Dia apa disitu…dia bukan karyawan spbu. Dia cuma pengeplos. Kiapa dia mo larang kita mo isi cuma deng itu satu gelon. Tutup Hens Ruus.
Sering terjadinya perselisihan antara warga yang akan mengisi bahan bakar di spbu amurang ternyata bukan baru kali ini terjadi.
Menanggapi situasi dan kondisi spbu amurang yang dikenal marak dengan mafia bbm, masyarakat berharap pihak pertamina bersama pemerintah daerah dan polres minsel segera turun tangan menangani semrawutnya sistim pelayanan di spbu amurang.
Jangan hanya gara-gara mafia bbm yang beroperasi dispbu amurang diberi fasilitas, lalu masyarakat pengguna yang kemudian menerima dampaknya dan dirugikan. (R_01)





