CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe Ferdy Sondakh, SE, mendampingi Bupati Rinny saat Keluhkan Kinerja UP3 Tahuna yang dinilai tidak Becus atasi Krisis Listrik yang terjadi di Sangihe, ke PT. PLN Pusat Jakarta, pada Senin (02/10/23).

Tamuntuan saat temui Tim dari PT. PLN yakni Edyansyah Plh. EVP Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Leonardus Sitinjak VP Operasi Pembangkitan IPP, Sudirman VP Pengendalian Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara dan Sofwani Anang Ru’yat VP Operasi Pembangkitan, menceritakan semua hal yang terjadi terkait Krisis Listrik yang ada di Sangihe yang sudah berjalan selama kurang lebih dua bulan ini yang di anggap sudah tidak wajar dan juga memohon agar di Kecamatan Nusa Tabukan (Nustab) di berikan Listrik yang bisa beroperasi selama 1 X 24 jam.

“Saya sudah menyampaikan langsung persoalan krisis listrik yang terjadi saat ini, dikarenakan adanya kerusakan pada mesin pembangkit yang ada di Sangihe dan meminta kepada pihak PT. PLN untuk secepatnya diatasi. Sekaligus untuk penerangan 24 jam di Kecamatan Nusa Tabukan.” Tutur Tamuntuan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sangihe Ferdy Sondakh, SE, ketika diwawancarai menjelaskan dimana fraksi PDIP mendampingi Pj Bupati untuk melakukan audiensi dengan PT.PLN Pusat sebagai bentuk membangun sinergitas dan juga memperjuangkan aspirasi rakyat Sangihe yang mengalami krisis listrik saat ini.

“ Saya dengan teman – teman fraksi mendampingi ibu Pj Bupati untuk hadir dan menyampaikan langsung terkait krisis listrik yang terjadi sehingga mendapatkan solusi yang sangat baik dengan jaminan dua minggu kedepan listrik sudah bisa normal kembali,” Pungkas Sondakh. (*Anto)






