
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Semangat gotong royong dan pengabdian tampak jelas di Kampung Kalakube, Kecamatan Tabukan Utara, Sabtu (10/05/2025), saat para prajurit TNI bersama warga bahu-membahu membangun jalan usaha tani dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar oleh Kodim 1301/Sangihe.
Sejak pagi pukul 07.30 WITA, di bawah koordinasi Serma Fernando Gultom selaku pengawas lapangan, sebanyak 9 anggota Satgas TMMD bersama 12 warga setempat mulai melaksanakan pekerjaan pengecoran dan pembangunan jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian masyarakat.

Jalan usaha tani ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan transportasi hasil bumi yang selama ini dihadapi warga Kalakube. Tak heran jika proses pengerjaan berlangsung penuh antusias, bukan hanya dari pihak TNI, tetapi juga masyarakat yang ikut terlibat langsung dalam pembangunan.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah capaian telah berhasil diraih dalam kegiatan hari ini. Penggalian pondasi jalan telah mencapai 120 meter atau sekitar 50 persen dari target. Sementara penyusunan batu pondasi untuk persiapan pengecoran telah mencapai 90 meter (38 persen), dan pengecoran jalan sejauh 60 meter (25 persen) berhasil diselesaikan.

Meski diwarnai terik matahari dan medan yang cukup menantang, semangat kebersamaan menjadi energi utama yang menggerakkan roda pembangunan ini. “Semua berjalan aman dan lancar. Kami akan terus melanjutkan pekerjaan sesuai target, dan setiap perkembangan akan kami laporkan secepatnya,” ujar Serma Gultom.
TMMD ke-124 di wilayah Kodim 1301/Sangihe ini tak sekadar menjadi program fisik, tetapi juga simbol kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa dari pinggiran. Jalan yang sedang dibangun ini bukan hanya jalan tanah dan semen, tetapi jalan harapan bagi petani-petani Kalakube yang menggantungkan hidup dari hasil bumi mereka.
Dengan semangat kebersamaan, pembangunan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat desa.
(*Anto Harindah)






