Menurut M Sarmuji, Dari dua hal itu, saat ini tidak terjadi dan belum terjadi. Pertama belum ada suasana genting dan tidak ada ancaman ke partai per hari ini (Sementara Ini).
“Dan tidak ada ikhwal kegentingan yang memaksa (Hingga Saat Ini). Sampai hari ini belum ada pelanggaran AD/ART partai,” lanjutnya mencoba menguraikan sikap mereka.
LUHUT-BAHLIL KADER BERKUALITAS DAN MUMPUNI JADI KETUA UMUM PARTAI GOLKAR
Ketua Partai Golkar Jawa Timur tersebut kembali mengatakan, sosok Luhut atau Bahlil merupakan kader yang berkualitas dan mumpuni, jika menjadi ketua umum Golkar.
“Pak Bahlil juga oke, Pak Luhut luar biasa. Pak Bahlil punya kelebihan fleksibilitas politik, Pak Luhut punya kelebihan kewibawaan politik,” sebut M Sarmuji memuji dua sosok itu.
Otomatis Muncul Dua Pertanyaan utama dipikiran publik saat ini, Apakah beliau berdua memenuhi syarat? Apakah mampu keduanya jadi ketua umum Partai Golkar?
“Keduanya punya kapasitas untuk menjadi partai Golkar. Hanya saja untuk bisa menjadi ketum ada mekanismenya. Mekanismenya harus melalui Munas atau Munaslub,” Jawab M Sarmuji dengan jujur.
KALAU LUHUT-BAHLIL BERSAMA GOLKAR AKAN SEMAKIN HEBAT
Sosok yang masuk bursa Calon Gubernur Jawa Timur itu mengungkapkan harapannya, Jika Luhut dan Bahlil bisa bersama membangun Golkar, maka peluang memenangkan Pileg 2024 terbuka lebar.
“Kalau Pak Luhut dan Pak Bahlil bisa bersama dengan yang lain dengan Pak Airlangga Hartarto, dengan Pak Aburizal Bakrie, dan tokoh lainnya, insyaallah Golkar akan semakin hebat,” ucap Ketua Partai Golkar Provinsi Jawa Timur tersebut.
Terakhir, M Sarmuji hanya berpesan, Partai Golkar Jatim terus bekerja dan Fokus di Pileg 2024.
“Yang jelas kami di Jatim akan terus kerja-kerja-kerja dan fokus memenangkan Golkar di Pileg 2024,” kuncinya. (Dego*)


