
CAHAYASIANG.ID // Manado – Tentu kita masih ingat dengan sosok tokoh perempuan bernama RA Kartini. Lahir pada 21 April 1879 atau 28 Rabiul Akhir tahun Jawa 1808 di Mayong afdeling Japara (kini Jepara), perempuan bangsawan Jawa di Jepara ini anak dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat yang merupakan Bupati di tempatnya.
Saat itu RA Kartini memperjuangankan emansipasi perempuan agar memperoleh kebebasan, otonomi, persamaan mendapatkan pendidikan dan pengajaran, serta persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas
Hari Kartini mulai diselenggarakan sejak ditetapkan pada masa pemerintahan Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno lewat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964. Keputusan tersebut bersamaan dengan ditetapkannya Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Indonesia
Di era revolusi industri 4.0, perempuan tentu sangat berpengaruh bukan hanya sebagai Ibu Rumah Tangga saja, tetapi memiliki peran penting baik di dunia pemerintahan, politik, pengusaha maupun wiraswasta. Namun perempuan yang memiliki jiwa pemberani seperti RA Kartini tinggal dihitung jari.
Salah satu tokoh perempuan yang sosoknya mirip dengan RA Kartini yakni Trisya Suherman, SE., CWC.,Dipl. Cidesco SPA. Lalu siapa Icha panggilan akrabnya dan apa kontribusinya sehingga disandingkan dengan RA Kartini ?
BERIKUT ULASAN SINGKATNYA
Perempuan berparas cantik ini merupakan sosok pemberani yang melayangkan Surat Terbuka setahun yang lalu dan kemudian langsung diberikan kepada Presiden RI Ir. Joko Widodo (23/02/2022).
Berikut isi surat terbukanya dikutip dari kicaunews.com :
“Saya Trisya Suherman Ketua Umum Yayasan Global CEO Indonesia yang beranggotakan hampir 2,000 anggota terdiri dari Pengusaha dan Profesional yang memiliki legalitas sebagai Komisaris dan Direktur, baik di perusahaan BUMN Tbk dan swasta lainnya, sungguh merasa malu, melihat serta mendengar di media-media terkait pengakuan saudara Emmanuel Ebenezer (Noel Joman) salah satu Komisaris di perusahaan BUMN dan juga sebagai Ketum Jokowi Mania, melalui video yang menjadi saksi meringankan bagi terdakwa teroris mantan Sekretaris Umum FPI Munarman. Maka ini adalah sebuah bencana bagi Negara, Apalagi ditegaskan Munarman sebagai sahabatnya bukan teroris. Padahal polisi telah menetapkan Munarman sebagai terdakwa secara sah dan meyakinkan didukung dua alat bukti yang kuat, serta rekam perjalanan dan jejak digital bukti-bukti yang menyeretnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (23/2/2022), pukul 11.40 WIB. Organisasi yang saya pegang sangat menentang keras radikalisme dan intoleransi di bumi pertiwi, dan kami memilih pak Jokowi sebagai Presiden karena Nasionalis dan tegas melawan radikalisme dan intoleransi.
Tindakan saudara Emmanuel Noel sungguh mengecewakan kami sesama relawan Jokowi,”
Tak terasa setahun sudah surat tersebut dilayangkan kepada Presiden RI. Alhasil sebulan kemudian (Maret 2022) Emmanuel Ebenezer dipecat dari jabatan Komisaris Utama di BUMN PT Mega Eltra.
Ini bukti bahwa dibalik sosok yang lembut tersimpan jiwa pemberani. Trisya dan organisasinya sangat menentang keras radikalisme dan intoleransi di bumi pertiwi, dan dia bersama organisasinya memilih Pak Jokowi sebagai Presiden karena Nasionalis dan tegas melawan radikalisme dan intoleransi.
Oleh sebab itu perjuangan Trisya Suherman layak diacungi jempol dan sangat pantas menjadi sosok “RA Kartini Jaman Now”. Hal ini dikatakan oleh Ketua DPD KIBAR Sulawesi Utara Jaino Maliki.
"Berita tersebut memang cukup heboh di pusat, namun...





