
CAHAYASIANG.ID, MINSEL – Perayaan HUT RI Ke-80 Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu, 17/08/2025 meski sukses digelar, namun menyisahkan cerita yang memiriskan.
Insiden melorotnya seragam anggota paskibraka inipun kemudian viral disosial media dan menjadi pembicaraan dimasyarakat.
Kronologi insiden melorotnya seragam (Rok) salah satu anggota paskibraka tersebut terjadi disaat akan meninggalkan lapangan upacara pasca digelarnya penaikan bendera.
Saat itulah secara tiba-tiba seragam salah satu anggota paskibraka terlihat jelas melorot.
Namun dengan sigap meski menggunakan tangan sebelah kirinya sang anggota paskibraka tersebut terlihat tetap melanjutkan langkah hingga sampai dititik kumpul.
Kejadian yang menghebohkan tersebut ternyata sempat terekam warga yang saat itu berada didekat lokasi upacara.
Kaban Kesbangpol Ifke Pondaag selaku penanggungjawab paskibraka saat dihubungi awak media melalui WA dinomor 0813-4001-xxxx menjelaskan bahwa dirinya baru tau peristiwa tersebut saat ini.
“Ada lia da melorot? Soalnya kita le ndak lia”. Jelas pondaag saat dikonfirmasi.
Namun setelah awak media perlihatkan cuplikan foto, Kaban Ifke Pindaag dengan entengnya mengatakan, “Itu gesper ta buka kong resliting ndak kunci mati jadi langsung ta lucur”. Ujar Ifke.
Ketika didesak soal pernyataannya tahun lalu yang menyatakan bahwa akan ada perbaikan kedepannya dan hal serupa tidak akan terjadi lagi, kaban kesbangpol kembali dengan enteng mengatakan, “Jujur itu diluar torang p kendali, tapi memang kedepan memang musti pake tali ban kote supaya kuat ba tahang”. Kata Kaban Ifke.
Pernyataan kaban yang terkesan lari dari tanggungjawab terkait insiden melorotnya seragam anggota paskibraka tersebut, cukup disayangkan sejumlah warga.
(R_01)






