
CAHAYASIANG.ID, SULUT – GMIM Wilayah Manado Mapanget Tumpa Dua menggelar Seminar Pelayan Khusus (Pelsus) di GMIM Eklesia Pandu.
Seminar ini dihadiri oleh orang nomor 2 di Sulawesi Utara yakni Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandouw, Sabtu (01/06/2024).
Mengusung tema “Tetap Setia Dalam Panggilan Melayani”, Wagub Steven Kandouw mengatakan, untuk mengelola keuangan gereja harus ada kepercayaan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Wagub juga mengingatkan soal aksesibilitas yakni semua orang boleh tanya mencari tahu tentang pengelolaan keuangan di gereja, jangan ditutupi agar menjamin keterbukaan.
Selain itu lanjut Wagub, presisi atau ketepatan harus berhikmat supaya tepat sasaran.

“Termasuk Pendeta dan Ketua Jemaat pasti ingin presisi bangun kapasitas gedung gereja. Kalau torang tidak hikmat, tidak cerdas dalam keuangan yang ada minus terus,” ujar Pnt Steven Kandouw yang juga sebagai Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia (PSDD).
Sesuai topik seminar soal strategi pertumbuhan jemaat, Wagub berharap, dalam kemampuan mengelola keuangan harus ada endorsement.
“Dorongannya, agar jemaat nyaman secara sukarela memberikan sumbangan selain cash ada fasilitas lainnya seperti QRIS atau m-banking. ” Pungkas Wagub.
Suami tercinta dari Sekretaris TP-PKK Sulut dr. Kartika Devi Tanos, MARS ini menyampaikan bahwa harta gereja paling bermanfaat adalah penghapusan dosa yang seutuhnya.

“Apa hubungannya dengan perbendaharaan gereja? Torang harus jaga ingat betul tentang keselamatan paripurna itu harta paling utama dan bagaimana menjamin itu ada di Galatia 5:22-23 tentang Buah Roh,” tutupnya. (***)






