
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 tahun 2025, jajaran TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Santiago, Senin (10/11/2025) pagi.
Upacara yang mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” ini berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP, sedangkan Kapten Laut (S) Boy H. dipercaya sebagai Pemimpin Upacara, dan Lettu Laut (T) Sri Toto selaku Perwira Upacara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Tunghari, SE., MM bersama ibu, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Kapolres Kep. Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, ST, MIP, serta jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, perwakilan OPD, dan organisasi Pramuka.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara, doa bersama, serta tabur bunga di pusara para pahlawan. Suasana hening menyelimuti TMP Santiago ketika peserta upacara bersama-sama menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan atas jasa mereka yang telah gugur demi bangsa.
Selain kegiatan di TMP Santiago, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi juga menghadiri upacara Hari Pahlawan di Lapangan Gelora Santiago, serta ziarah di Makam Pahlawan Nasional Bataha Santiago di Kampung Karatung I, Kecamatan Manganitu.

Melalui momentum ini, seluruh peserta upacara diajak untuk meneladani semangat dan nilai perjuangan para pahlawan, dengan terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.
“Hari Pahlawan bukan hanya untuk mengenang, tetapi menjadi pengingat agar kita semua meneruskan perjuangan dengan karya dan pengabdian,” ujar salah satu peserta upacara.
Upacara ziarah diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen menjaga semangat kepahlawanan di Bumi Tampungang Lawo. (*Anto)






