
CAHAYASIANG.ID, Manado – Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara (Sulut) yang akan diselenggarakan pada 10 April 2026 besok, sedang dimantapkan pelaksaannya oleh Kwartir Daerah (Kwarda) demisioner yang kabarnya akan dihadiri Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional (Sekjen Kwarnas Gerakan Pramuka, Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P. Dalam Musda nanti, salah satu proses yang akan dijalankan adalah pemilihan Ketua Kwarda Sulut yang baru.
Terkait calon, panitia Musda telah mengedarkan Surat Edaran II dan dikirimkan ke seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab). Dalam surat tersebut tercantum bahwa setiap Kwartir Cabang dapat mengusulkan 1 (orang) calon Ketua Kwarda Gerakan Pramuka sesuai dengan AD dan ART Gerakan Pramuka Hasil Munas Tahun 2023.
Penelusuran yang dilakukan terkait pencalonan Ketua Kwarda Sulut, diperoleh informasi bahwa dukungan dari sejumlah Kwartir Cabang bermuara pada satu nama yakni Grevo Gerung. Dukungan tersebut antara lain datang dari Kota Bitung, Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Sekretaris Kwarcab Bitung, Julius Ondang, mengatakan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen Kwarcab Bitung dalam mendukung figur yang dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin Kwarda Sulawesi Utara ke depan.
Sosok Grevo Gerung menurut Julius, memiliki latar belakang akademik dan pengalaman yang kuat, baik sebagai Guru Besar Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, maupun sebagai Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara di bidang pendidikan.

Grevo dan Pramuka
Jati diri sebagai anggota Pramuka aktif seperti telah mandarah daging dalam diri Grevo. Ia diketahui telah mengikuti kegiatan Pramuka semenjak berada di bangku sekolah dasar hingga di perguruan tinggi, yakni tingkatan Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega.
Rentetan kegiatan pramuka dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi dan Nasional pun menjadi bagian darinya. Bersama Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu (Wakil Bupati Minahasa Selatan), Dr. Frederik Gerdy Worang, SE, BSBA, MCom, PhD (Akademisi Universitas Sam Ratulangi), serta Komjen Pol (Purn.) Petrus Golose (mantan Kepala Badan Narkotika Nasional), Grevo tergabung dalam Kontingen Daerah Sulut di Jambore Nasional (Jamnas) tahun 1977 di Sibolangit Sumatera Utara.
Grevo juga ikut ambil bagian dalam kegiatan FESCO (Festival Scout/Festival Pramuka) yang merupakan kompetisi dan pertemuan Pramuka yang dirancang untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kekompakan tim, dan wawasan kepramukaan, tingkat Penggalang dan Penegak.
Dijenjang Pramuka Sulut, sosok mantan Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat ini pernah beraktivitas dalam Dewan Kerja Daerah (DKD) selama dua periode. Sempat pula menjadi salah satu Andalan Daerah, serta juga ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Kwarda.
Pria yang pernah dipercayakan menjadi Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat (2014-2018 dan 2018-2022), hingga kini masih dipercayakan sebagai Ketua Gugus Depan (Gudep) 05.273 – 05.274, Racana Sam Ratulangi dan Walanda Maramis Universita Sam Ratulangi Manado. (ak)






