
CAHAYASIANG.ID, Sulut – Cabang olahraga Pencak Silat Kabupaten Kepulauan Sangihe tampil sebagai salah satu kekuatan utama kontingen pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara 2025 di Manado.
Para atlet muda dari daerah perbatasan ini mencatatkan performa impresif melalui perolehan sembilan medali dari nomor seni maupun tanding.
Pada kategori Silat Seni, dua pesilat mencatatkan prestasi.
Risky Mosakh Salumpaehe meraih medali perak di nomor Tunggal Baku Putra, sementara Nia Anriani Mondo membawa pulang medali perunggu dari nomor Tunggal Baku Putri.
Dominasi juga terlihat di sektor tanding putri. Angelina Sefira Patuwo dan Nabila Rimpulaeng masing-masing menyumbangkan medali emas untuk kelas A dan kelas B.
Tambahan medali perunggu datang dari Natavia Merscya Palenteng di kelas under 45.
Di kategori tanding putra, enam pesilat turun bertanding dan empat di antaranya berhasil meraih medali perunggu.
Medali tersebut disumbangkan oleh Darius Imanuel Habel (Kelas B), Filstef Mein (Kelas D), Jourgie Galuh Waroka (Kelas E), dan Mario Item (Kelas H).
Dengan total sembilan medali, terdiri dari dua emas, satu perak, dan enam perunggu, Pencak Silat kembali menjadi salah satu cabang olahraga yang memberikan kontribusi besar bagi kontingen Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Porprov XII Sulawesi Utara 2025. (Deon)






