“Selanjutnya kembali ke dalam kamar dan meletakkan pisau disamping kasur sambil berbaring disamping korban (suaminya) yang sedang bermain HP, “ucap Samuel.
Saat suaminya telah tertidur lanjut Samuel, pelaku kemudian mengambil pisau tersebut dan menikam dibagian perut korban sebanyak dua kali. Korban sempat melawan dengan memeluk korban yang masih memegang pisau.
“Diperkirakan pisau tersebut mengenai tubuh korban untuk yang ketiga kalinya, “beber mantan Kabag SDM Polres Pelabuhan Makassar ini.
Dijelaskan Samuel, korban saat itu berusaha untuk berdiri namun tersungkur. Selanjutnya pelaku keluar kamar untuk meminta tolong. Mertua dari pelaku yakni Nurjanah, saat itu berada di ruang tamu sambil berbaring di sofa.
“Pelaku saat itu sempat keluar mencari anak lelakinya yang berada di samping rumah dan menyampaikan “coba kau lihat bapakmu di dalam”,”ucap Samuel menirukan pengakuan pelaku.
Anak lelaki sepasang suami istri (korban dan pelaku) ini, kemudian menuju ke kamar bersama mertua korban dan mendapati korban sudah tersungkur di dalam kamar.
“Personel Polsek Manggala yang menerima Informasi dari Bhabin Bitowa, selanjutnya menuju TKP dan mengamankan TKP. Serta membawa pelaku yang masih berada di dalam rumah ke Polsek Manggala, “terang Samuel.
Menurut pengakuan pelaku lanjut Samuel, bahwa dirinya sakit hati terhadap korban yang berselingkuh dengan seorang perempuan di Papua dan pernah mendapati suaminya bersama perempuan tersebut tinggal serumah di Fak – Fak (Papua).
“Menurut pelaku juga bahwa korban dan perempuan tersebut masih berhubungan sampai sekarang lewat media sosial (WhatsApp), “kata mantan Wakasat Lantas Polrestabes Makassar ini.
Diketahui, korban dan pelaku mempunyai empat orang anak. Dua putra dan dua putri. Korban sendiri dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Hermina.
“Saat ini pelaku telah diamankan di Mako Polsek Manggala, “sebut Kompol Samuel.(*Red)






