CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Kebakaran rumah warga di kota Tahuna terjadi lagi. Kali ini di Rt 10 lingkungan 03 Kelurahan Tidore, Kecamatan Tahuna Timur. Kebakaran ini terjadi pada Jumat (24/05/24), sekira pukul 23.40 Wita.

Rumah milik Keluarga Wael Bandar ini merupakan rumah kontrakan yang dihuni oleh saudara Eksplandriks Kahimpong 45 tahun, pekerjaan sebagai Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Kalama bersama empat orang keluarga diantaranya, Edwin Kahimpong (om wing) umur68 tahun merupakan kerabat dari saudara Eksplandriks Kahimpong, Ceni Sadia 42 tahun sebagai istri dan Selin Thea Bella Kahimpong 15 tahun siswa SMA N I Tahuna serta Yhesya Shavathania Kahimpong umur 7 tahun yang merupakan anak dari Kapitalaung Kalama.
Adapun kronologi kejadian berdasarkan keterangan beberapa saksi,
Menurut Edwin Kahimpong alias Om Wing menjelaskan,
Pada awalnya dirinya berbaring di depan TV pada ruang tamu kemudian selang beberapa saat Ia melihat percikan listrik pada kabel di dinding kamar depan, namun saat itu saksi tidak menghiraukan hal tersebut dan asik menonton TV kemudian tertidur, selanjutnya Ia terbangun setelah mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api disertai gumpalan asap yang keluar dari dalam kamar depan. Setelah itu Ia membangunkan Selin Thea Bella Kahimpong dan Ceni Sadia serta Yhesya Shavathania Kahimpong yang tertidur di dalam kamar tengah, setelah itu mereka berlarian keluar rumah menyelamatkan diri, sambil berteriak membangunkan dan meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar

Ada pun keterangan dari saudara Aldi Lumiu, warga Tidore, 20 tahun,
Sekira pukul 23.50 Wita, dirinya berada di jalan Boulevard Tidore kemudian Ia hendak pulang rumah dan melewati jalan setapak dekat Rumah Keluarga Wael – Bandar. Pada saat mendekati Rumah Keluarga tersebut dirinya mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api disertai asap yang keluar dari atap rumah dan semakin membesar kemudian saksi berusaha meminta bantuan masyarakat setempat untuk memadamkan api.
Pada pukul 01.30 Wita, Tim Pemadam Kebakaran dengan menggunakan 1 (satu) unit móbil kebakaran berhasil melakukan pemadaman api dibantu oleh Personil Polres Kepulauan Sangihe dan Babinsa serta warga masyarakat sekitarnya.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian Materil yang diperkirakan sekitar Rp. 350.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) dikarenakan uang Dana Desa Kampung Kalama Kecamatan Tamako diperkirakan sebanyak Rp. 210.000.000 (dua ratus sepuluh juta rupiah) yang disimpan dalam rumah ikut terbakar.
Berdasarkan keterangan Kapitalaung Kampung Kalama Kecamatan Tamako saudara Eksplandriks Kahimpong menjelaskan bahwa Uang Dana Desa tersebut yang berjumlah 210.000.000 (Dua ratus sepuluh juta rupiah) diambil dari Pemkab Sangihe pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2024 yang disimpan di dalam kas dan belum di bawah ke Kampung Kalama,
“Uang tersebut saya ambil dari Pemkab Sangihe pada hari Rabu 22 Mei 2024 dan belum sempat di bawah ke Kampung Kalama,” ujar Kahimpong.

Diketahui bahwa rumah Keluarga Wael Bandar ini dikontrak oleh Keluarga Kahimpong Sadia ini sejak tahun 2020 yang dihuni istri dan anak-anak yang bersekolah di Tahuna bersama keluarga lainnya.
Rumah tersebut juga sering digunakan oleh perangkat kampung Kalama untuk memudahkan akses pekerjaan ke Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Sangihe ini sebagai pusat pemerintahan, dimana diketahui bahwa kampung Kalama Kecamatan Tamako berada didaerah Kepulauan.
Kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga ini juga secara bersamaan menghilangkan semua data-data Kampung Kalama, karena tiga unit Komputer dan dua unit Printer ikut ludes dilahap sijago merah.
Informasi yang didapat bahwa kondisi rumah tersebut memang sudah usang sehingga api dengan sekejap melahap habis rumah beserta isinya.
Kapitalaung Kampung Kalama saat peristiwa kebakaran terjadi sedang tidak berada ditempat atau sedang berada di Kampung Kalama. (*Anto)





