
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Suasana penuh harapan dan semangat baru menyelimuti Kabupaten Kepulauan Sangihe setelah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melantik secara serentak 961 kepala daerah di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 20 Februari 2025. Di antara kepala daerah yang dilantik, Michael Thungari (MT) dan Tendris Bulahari (TB) kini resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sangihe.
Momen pelantikan ini tidak hanya menjadi titik awal kepemimpinan baru bagi Sangihe, tetapi juga menunjukkan kedewasaan politik dari para tokoh daerah. Rinny Tamuntuan (RT) dan Mario Seliang (MS), yang sebelumnya ikut berkompetisi dalam Pilkada, memberikan ucapan selamat kepada MT dan TB. Sikap mereka mencerminkan jiwa besar dan komitmen untuk tetap mendukung pembangunan daerah, meski hasil pemilihan tidak berpihak kepada mereka.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Michael Thungari dan Bapak Tendris Bulahari atas amanah yang diberikan masyarakat. Semoga kepemimpinan yang baru ini membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi Sangihe,” ujar RT dalam pernyataan resminya.
MS menambahkan bahwa perbedaan politik dalam Pilkada sudah seharusnya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama demi kepentingan masyarakat. Ia berharap seluruh pihak dapat bersatu kembali dan memberikan dukungan kepada pemimpin yang telah terpilih. “Pesta demokrasi telah usai, kini saatnya kita bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” ungkapnya.
Respon positif dari RT dan MS mendapat apresiasi dari masyarakat, yang menilai sikap mereka sebagai contoh kedewasaan politik yang patut diteladani. Hal ini juga menjadi bukti bahwa persaingan politik tidak harus berujung pada perpecahan, melainkan bisa menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
Dengan semangat kebersamaan ini, masyarakat Sangihe berharap kepemimpinan MT dan TB akan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi daerah. Di tengah tantangan dan harapan baru, dukungan dari semua pihak menjadi kunci dalam mewujudkan Sangihe yang lebih maju dan sejahtera. (*Anto Harindah)





