”Dengan komposisi ini (hasil DCT KPU), Golkar yakin dapat meraih dua kursi di Senayan,” ujar mantan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI ini.
Menurut Sompie, selain nama-nama besar yang disandang para Caleg Golkar ini, yang dinilai dapat menjadi nilai tambah dalam menambah pundi-pundi suara Golkar Sulawesi Utara, pihaknya juga sedang menjalankan instrusi partai untuk melakukan sosialisasi di akar rumput, berupaya mendapatkan minimal 2 kursi di Senayan.
Menjawab instruksi partai tersebut, Caleg Ronny F. Sompie pun langsung melakukan safari sosialisasi Caleg DPR RI ke-13 Kabupaten dan Kota se Sulawesi Utara.
Dalam sosialisai program, perhatian RFS berkaitan dengan kearifan lokal yang dimiliki dan menjadi kekayaan ekonomi, budaya serta krkayaan alam di setiap Kabupaten dan Kota yang dikunjungi. Baginya, dengan budaya dan kearifan lokal yang baik, kita bisa bersaing secara global.
Di Kabupaten Sangihe, contoh RFS, Ia memberikan perhatian terhadap UMKM penghasil mie dari sagu. Selain itu, industri kreatif berbasic kearifan lokal seperti pembuatan kursi meja dari bambu batik dan pembuatan musik bambu melulu. Dari segi budaya, RFS melihat kekuatan budaya Masamper yang bisa dijual dan pasti akan diminati wisatawan. Membuktikan keseriusannya, RFS bahkan secara khusus ke daerah penjaga perbatasan itu untuk menyaksikan secara langsung Lomba Masamper yang diselenggakaran oleh Pria Kaum Bapak (PKB) Sinode GMIST beberapa waktu lalu.
Dalam hal kelautan, Caleg RFS mendapatkan informasi tentang peluang para nelayan untuk dapat mengekspor ikan terutama Tuna hasil tangakapannya ke Philipina tanpa harus ke Pelabuhan Bitung, karena harga ikan Tuna di Philipina Rp 250.000 per Kg, sementara di Pelabuhan Bitung hanya Rp 60.000 per Kg apalagi di Tahuna hanya Rp 40.000 per Kg.
Di Bolmong Raya perhatian Caleg RFS diarahkan kepada hasil pertanian padi, pala, kelapa dan cengkih termasuk kesulitan yg dihadapi para petani dengan adanya birokrasi yg menyulitkan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari Pemerintah.
Di Minahasa Raya termasuk Bitung dan Manado sangat banyak hal yg diperoleh sebagai masukan yg bisa dibawa oleh Caleg RFS, ketika amanah sebagai Anggota DPR RI diberikan kepadanya, untuk diperjuangkan di DPR RI Senayan.
Perhatian terhadap upaya pembangunan SDM di Sulut juga menjadi perhatian Caleg RFS, terutama bagaimana cara memperjuangkan peluang bagi anak2 lulusan SMA, agar bisa diterima di sekolah kedinasan yang bisa memberikan beasiswa bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu (AKPOL, AAL, AAU, AKMIL, STPDN, STAN, POLTEKIM, POLTEKIP, dsb).
Demikian juga berkaitan dengan upaya penghijauan hutan dan ajakan marijo batanam utk memperkuat ketahanan pangan di Sulut menjadi perhatian Caleg RFS juga.
Caleg RFS pernah mengajak warga di kampungnya juga keluarga besar Sompie untuk menanam pohon di hutan lindung Gunung Klabat dalam rangka mengantisipasi terjadinya erosi dan tanah longsor juga banjir di daerah sekitar Gunung Klabat sebagaimana terjadi di awal tahun 2023 yg lalu. (TimRFS*)






