CAHAYASIANG.ID, MANADO – Usai sudah Sulawesi Utara (Sulut) menjalankan peran sebagai tuan rumah dalam perhelatan kegiatan Perkemahan Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti Regional Sulawesi-Maluku (Pertikawan Regional Suma) tahun 2023. Kegiatan yang diikuti peserta didik Penegak/Pandega dari sejumlah Kwartir Daerah (Kwarda) yang ada di Sulawesi dan Maluku ini, secara resmi berakhir pada malam (22/10) tadi.
Dihadapan para peserta dan undangan, Ketua Panitia Jemmy Ringkuangan yang juga mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey, membacakan sambutan sekaligus menutup kegiatan perkemahan di Camping Ground Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih Tangkoko, Kota Bitung.

Dalam sambutan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa Pertikawan ini mengajarkan banyak hal, mulai dari keterampilan bertahan di alam, kerja sama dalam tim, hingga pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya menjaga alam.
“Tema “muda cinta alam, ciptakan karya untuk negeri” menjadi landasan kuat dalam memberikan makna pada kegiatan ini,” tegas Gubernur Sulut.
Selain itu pertikawan menjadi ajang yang membawa arti mendalam bagi kita semua. Pertikawan ini bukan sekedar pertemuan besar tingkat regional, tetapi juga peluang emas untuk membentuk karakter dan semangat kepemimpinan bagi generasi muda kita.
Gubernur berpesan kepada seluruh peserta Pertikawan Regional Suma 2023 bahwa mereka adalah representasi dari kekuatan dan potensi generasi muda Sulawesi dan Maluku.
Ringkuangan juga berterima kasih sekaligus mengapresiasi pelaksanakan kegiatan yang dimulai sejak 18 Oktober lalu, dimana terdapat kolaborasi kepanitiaan lintas instansi, baik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK yang ada di Sulawesi dan Maluku terutama Sulut, pemerintah provinsi Sulawesi Utara dan pemerintah Kota Bitung, serta Kwarda Gerakan Pramuka Sulut dan Kwartir Cabang (Kwartir) Cabang Bitung, juga pihak-pihak lain yang turut membantu.

Ditambahkannya, Perkemahan Regional SuMa 2023 ini merupakan ajang pembentukan karakter generasi muda terutama anggota pramuka tingkat Penegak/Pandega.
Tak lupa pula Kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sulut ini secara pribadi menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang terjadi selama kegiatan.
“Dengan kerendahan dari lubuk hati yang paling dalam, secara pribadi saya mohon maaf jika ada banyak kesalahan dan kekurangan yang terjadi,” ucapnya.
Pasca sambutan Ringkungan tersebut, dilakukan pelepasan tanda peserta secara simbolik dan penyerahan bingkisan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam Perkeman Regional SuMa 2023 ini.
Acara penutupan itu juga diwarnai dengan persembahan Tari Tetengkoren dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bitung serta pentas seni bebas dari para peserta. (ak)






