CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas calon presiden RI 2024, Senin (29/5/2023), dimana secara umum Prabowo Subianto unggul dari para pesaing terdekatnya, yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Peneliti Populi Center Rafif Pamenang Imawan menjelaskan, Terkait elektabilitas calon presiden, data menunjukkan terdapat peningkatan elektabilitas Prabowo Subianto.
“Pada pertanyaan top of mind, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dipilih oleh masyarakat sebagai presiden apabila pemilihan presiden dilakukan hari ini dengan 22,8 persen, Lalu disusul Ganjar Pranowo dengan 21,2 persen, dan Anies Baswedan 13,5 persen,”
kata Rafif Pamenang Imawan.
Dari sebaran pilihan calon berdasarkan partai parlemen, Rafif Pamenang Imawan mengatakan, Ganjar Pranowo mendapat dukungan paling banyak dari masyarakat yang memilih PDIP.
Selain itu, menurutnya, pemilih Prabowo Subianto paling banyak berasal dari Partai Gerindra, Golkar dan PKB.
“Bila kita melihat dari angka sebaran pilihan calon presiden berdasarkan pilihan partai parlemen, untuk sosok Ganjar Pranowo mendapatkan dukungan paling banyak dari masyarakat yang menyatakan akan memilih PDIP 68,6% dalam Pileg 2024. Sementara untuk Prabowo Subianto, dukungan paling banyak berasal dari pemilh Partai Gerindra 71,4%, Partai Golkar 45,8%, dan PKB 39,2%,” urai Rafif Pamenang Imawan.
Sementara untuk Anies Baswedan, Rafif Pamenang Inawan menuturkan, Tiga sumber dukungan terbesar bagi eks Mendikbud itu berasal dari Partai NasDem, Demokrat, PKS dan PPP yang merupakan pengusungnya.
“Dukungan kepada Anies Baswedan, paling banyak berasal dari pemilih Partai NasDem 46,7%, PKS 65,6%, Partal Demokrat 39,7%, dan PPP 38,7%. Pemilih PAN 34,5 persen terbagi dukungan dengan persentase yang sama kepada Anies Baswedan dan Prabowo Subianto,” ungkap Rafif Pamenang Imawan.
Gambaran simulasi 3 nama Survei Populi Center, Prabowo Subianto 35,8 Persen, Ganjar Pranowo 34,4 Persen, Anies Baswesan 21,5 Persen.
Populi Center menggelar Survei secara nasional 4 hingga 12 Mei 2023 dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia, termasuk di empat daerah otonomi baru, yakni Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Metode pengambilan data dalam survei ini, dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) 1.200 responden yang dipilih, menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling), dengan Margin of Error (Mo) +-2,83%, dan tingkat kepercayaan 95%.
Proses wawancara tatap muka tersebut, dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center. (Dego)






