(CAHAYA SIANG) MINUT – Pemerintah Kecamatan Kauditan yang dipimpin Camat Kauditan Royke Rampengan SPt menggelar rakor bulanan di Desa Karegesan Jumat, (04/11/2022).
Rakor dihadiri oleh seluruh Hukum Tua dan perwakilan desa se-Kecamatan Kauditan, Polsek Kauditan yang diwakili Wakapolsek Ipda Irwan Tarigan, Danramil 1310-05 diwakili oleh Peltu Berce Waluyan, Kepala Puskesmas Kauditan dr. Thresia Tiow dan Kepala UPT Dinas Pertanian. Masing- masing memaparkan evaluasi sekaligus program yang akan dikerjakan bersama di Kecamatan Kauditan.
“Saya sempat bingung dengan diksi ‘lebih baik mati di lubamg dari pada mati di tangan’ dari Kepala Dinas Pertanian Minut yang disampaikan melalui penyuluh pertanian. Rupanya hal ini terkait dengan surat edaran bupati mengajak semua lapisan masyarakat untuk menyukseskan program ‘marijo bakobong’ untuk menghadapi kemungkinan inflasi pada tahun depan,” tukas Rampengan.
Rampengan-pun menyampaikan beberapa program Pemkab Minut diantaranya menyambut HUT Minut ke-19 untuk memasang umbul-umbul, mengadakan lomba idol perangkat desa, lomba kebersihan dan dapur hidup yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan membentuk kelompok masyarakat sadar kebersihan lengkap dengan strukturnya.

“Selain seluruh unsur terkait, kelompoksadar kebersihan ini nantinya bertanggung jawab tethadap kebersihan limgkungan terutama ketika ada penilaian adipura,” papar Rampengan kepada peserta rakor.
Sementara itu, Wakapolsek Kauditan Iptu Irwan Tarigan mengatakan, bahwa Polsek Kauditan menseriusi kegiatan remaja di SMA Negeri 1 Kauditan yang berkerumun usai jam sekolah dan melakukan pesta miras.
“Kami telah melakukan operasi dan bekerjasama dengan pihak sekolah untuk mengatasi hal ini. Kami juga minta semua pihalk untuk ikut terlibat mengatasi hal tersebut,” tukas Tarigan seraya menyampaikan selama bulan oktober tidak ada kasus menonjol.
Terpisah, Danramil 1310-05 Kauditan, diwakili Peltu Bertje Talumepa, mengatakan Koramil 1310-05 ikut mendukung program pemerintah terkait penurunan stunting.
Sedangkan UPT BPP (Balai Penyuluh Pertanian) Kec. Kauditan, mempertegas kembali surat edaran Bupati nomor 25 tahun 2022 bulan september tentang pelaksanaan program gerakan marijo bakobong.
“Stok cabe di Minut cukup mengkuatirkan, olehnya telah diserahkan bibit cabe kepada petani dengan pesan dari Kadis Pertanian “lebih baik mati di lubang dari pada mati di tangan”,” tukas penyuluh pertanian.
Untuk rakor bulan november Kecamatan Kauditan akan dilaksanakan di Desa Treman. (Rub)






