
CAHAYASIANG.ID, BITUNG – Kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar dalam memimpin Pemerintah Kota Bitung (Pemkot Bitung) patut acungi jempol. Lewat tangan dinginnya, berbagai program dan inovasi terus dilakukan untuk memajukan Kota Bitung.
Kali ini, Wali Kota Hengky Honandar menjadi salah satu kepala daerah yang mendapat sorotan dalam malam Gala Dinner dan Penganugerahan PWI Sulut Awards 2026 di Courtyard by Marriott Manado, Sabtu (7/11/2026).
Menjadi tamu pertama yang hadir dalam acara yang diinisiasi oleh PWI Sulut tersebut, Hengky Honandar menerima penghargaan kategori Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor dan Ekonomi Maritim. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir didampingi Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian PWI melalui kinerja jurnalis di lapangan, yang melihat langsung perkembangan serta capaian Pemerintah Kota Bitung, khususnya dalam mendorong ekspor dan penguatan ekonomi maritim.
Dalam sambutannya, Ketua PWI Sulut, Sintia Bojoh, menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya PWI Sulut Awards yang untuk pertama kalinya dilaksanakan.
“Ini pertama kali dilaksanakan. Dan atas nama PWI Sulut saya mengucapkan selamat datang kepada semua kepala daerah. Dan ini juga merupakan kebanggaan bagi kami termasuk panitia, dan kami yakin dan percaya dalam memberikan penilaian nominasi kepada mitra kerja kami sesuai kinerja di lapangan oleh teman-teman kami di daerah dalam peliputan,” ujar Sintia.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, dalam sambutannya mengulas kontribusi PWI terhadap kemajuan daerah, termasuk Sulawesi Utara.
“Mungkin bapak-bapak semua sudah sangat akrab, bahwa PWI ini sebuah organisasi terbesar, tertua yang lahir tanggal 9 Februari tahun 1946 dengan anggota hampir 40 ribu di seluruh Indonesia,” ujar Ahmad Munir.
Menurutnya, PWI masih memiliki banyak tugas yang harus ditunaikan kepada Negara Republik Indonesia.
“Karena PWI ini sebagai wartawan pejuang. DNA PWI adalah pejuang. Sejarah, banyak wartawan PWI yang waktu itu bersama pahlawan berjuang. Dan DNA itu yang kita rawat dan jaga. Oleh karena itu PWI masih punya hutang untuk terus menerus berjuang demi persatuan kemajuan dan kemakmuran bangsa,” ungkapnya.
Ia mengatakan, PWI telah mencatatkan sejarah perjuangan, namun organisasi tersebut juga harus terus berkembang dan berkontribusi bagi bangsa.
Ahmad Munir mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama merawat demokrasi dan memajukan bangsa melalui karya jurnalistik yang mendidik, memberdayakan, mencerdaskan, serta menegakkan kebenaran dan keadilan.
“Kalau tugas itu dikerjakan dengan integritas, maka itu akan bermanfaat kepada publik. Dan itu yang harus disinergikan bersama antara PWI, pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Dr. Zainudin Saleh Hilimi, S.E., M.E., Ak., CA dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelaksanaan PWI Sulut Awards 2026.
“Pers memegang peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, kejelasan pesan dalam karya jurnalistik sangat penting agar masyarakat menerima informasi yang jernih. Saya mengajak seluruh wartawan di Sulawesi Utara untuk bersinergi dengan TNI, Polri, dan masyarakat.
Lanjut Gubernur, Pers Sulut harus menjadi benteng terdepan dalam menyajikan informasi serta membentengi daerah kita dari berbagai berita bohong. Ia menyebut Sulawesi Utara sebagai daerah yang aman bagi semua pihak dan menilai peran pers sangat penting dalam menjaga perdamaian.
“Saya berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat pers Sulut beradaptasi dengan era digital yang berdampak positif. Mari kita maju bersama demi Sulut sejahtera. Selamat kepada penerima award,” tutup Gubernur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo yang diwakili, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus yang diwakili, Ketua PWI Sulut, Sintia Bojoh bersama jajaran, PWI Kabupaten/Kota di Sulut, para kepala daerah se-Sulawesi Utara yang menerima Awards, Kapolda Sulut yang diwakili oleh Wakapolda, serta tamu undangan lainnya. (*James)


