CAHAYASIANG.ID – BITUNG. Dengan kegigihan dan semangat dibarengi dengan ilmu pendidikan yang mumpuni, Putra Asli Kota Bitung, Evan Gelenn Dio Siau, pria kelahiran Bitung 11 januari 1992, sekarang berusia 31 Tahun ini, mampu menyelesaikan pendidikan bidang kesehatan di Havard TH Chan, School Of Public Health USA, dengan gelar Master Of Public Health, pada 25 Juli 2023 lalu.

Kepada media ini, Jola Sekeon, ibunda Dr Evan Gelenn Dio Siau MD.FACP.MPH, sangat bersyukur kepada Tuhan karena hanya karena kasih dan cinta Tuhan, sehingga anak lelakinya yang dilahirkan 31 tahun silam, bisa menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana dan meraih gelar Master Kesehatan.
“Puji Tuhan sampai Dio selesai kuliah, murni biaya pribadi, tanpa Bea Siswa, karena itu saya bersama suami harus bekerja keras, namun semua terbayarkan karena sukses Dio, memang sejak berumur 4 tahun lancar membaca Alkitab dan usia 5 tahun sudah mengecap pendidikan di Kelas 1 SD dan terus berada pada peringkat 1 hingga lulus SMA Negeri 9 Manado dalam program akselerasi,”ungkapnya penuh syukur.
Jola menambahkan, Air matanya tak terbendung ketika menyaksikan langsung iringan mahasiswa Havard TH Chan memasuki ruang wisuda para mahasiswa khusus Lulusan Master Public Health (MPH). “Ini yang terbaik Tuhan berikan bagi kami Keluarga Siau-Sekeon,”ujar isteri Eddyanto Siau ini, Senin (24/10/2023).

Jola berkisah, Dio sebelum masuk pada Havard TH Chan, School Of Public Health USA, meraih gelar dokter umum dari Guangxi Medical University / Universitas Kedokteran, di Nanning, Guangxi, China dan lulus pada Tahun 2012, Dio mengahiri pendidikan Dokter Spesialis Tahun 2018, dengan gelar MD (Doctor of Medicine/Dokter Medis) sebagai ahli bedah.
Lulusnya Dio langsung di terima bekerja di Mount Sinai Beth Israel yang merupakan rumah sakit pendidikan dengan 799 tempat tidur di Manhattan New York dan Juga sebagai Dosen Fakultas Kedokteran, selang beberapa bulan di angkat jadi Asisten Profesor, selama satu tahun bekerja, akhirnya memperoleh gelar dari Pemerintah Amerika Serikat, FACP (Fellow of the American College of Physicians).

Tak berhenti disitu, Dio tetap ingin berkarya dan tekat yang bulat, menambah ilmu kesehatan Public Health di Havard University Boston USA, Jurusan Public Health. “Ini memang usaha saya meringankan beban orang tua, saya bahagia bisa capai titik ini, semua untuk mama-papa, kakak dan adik seta kedua oma opa saya, dan saudara-saudara, serta keponakan saya, Tetap andalkan Tuhan dalam segala hal,” ungkap pria kelahiran Bitung, 11 Januari 1992 ini. (yaps)






