
CAHAYASIANG.ID, Mitra – Proyek penanganan longsor di ruas jalan nasional Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, yang saat ini tengah dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, mendapat sorotan publik. Sam Haerani, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 BPJN Sulut, memberikan penjelasan terkait proyek yang dibiayai dengan anggaran Rp7 miliar dari Program Mitigasi dan Degradasi Tanah (PMDT) Tahun Anggaran 2024 ini.
Haerani mengklarifikasi beberapa isu yang berkembang, termasuk tudingan soal transparansi serta potensi keterlambatan penyelesaian proyek. Meskipun ada kekhawatiran terkait ketepatan waktu, Haerani menegaskan bahwa progres pekerjaan terus berjalan meskipun cuaca ekstrem menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan proyek menjelang akhir tahun.
“Kontrak dengan pihak kontraktor, PT Rajasah Mitra Abadi, baru saja ditandatangani pada 14 Februari lalu. Papan informasi proyek akan segera dipasang,” ujar Haerani. Rabu (20/11/24) Menyikapi isu mengenai kualitas material tanah timbunan Domato, Haerani memastikan bahwa material tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan, setelah melalui serangkaian uji kualitas yang ketat.
Salah satu elemen penting dalam proyek ini adalah penggunaan bronjong sebagai penahan longsor. Menurut Haerani, bronjong terbukti sangat efektif dalam menjaga kestabilan tanah dan sangat sesuai dengan perencanaan anggaran serta spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Meski begitu, masyarakat setempat tetap mendesak agar pihak-pihak terkait dalam proyek ini menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas. Warga berharap agar proyek tersebut diselesaikan dengan serius, mengingat pentingnya infrastruktur jalan tersebut bagi mobilitas dan kesejahteraan mereka sehari-hari.
Haerani menekankan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga kualitas dan ketepatan waktu proyek, dengan tetap memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan warga. “Kami akan terus memantau dan memastikan bahwa proyek ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Pangu,” tutupnya. (*Ivan)






