CAHAYASIANG.ID, Banten – Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi mengingatkan bahwa pemerintah telah memutuskan tidak ada acara buka puasa bersama ASN.
Masih maraknya Covid-19 dan mendorong kepekaaan sosial menjadi alasan kebijakan tersebut.
Presiden Jokowi bahkan meminta sumber daya kegiatan buka puasa bersama dialihkan atau digunakan untuk pasar murah rakyat.
“Pasar Murah Projo ini sesuai dengan arahan Presiden Jokowi,” kata Budi Arie, yang juga menjabat Wamendes PDTT, di lokasi Pasar Murah PROJO. Sabtu, (8/4/2023).
“Pasar Murah PROJO” membuka kesempatan kepada masyarakat Desa Situgadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, untuk Tebus Murah, empat bahan kebutuhan pokok.
Bahan kebutuhan pokok yakni beras, minyak goreng, gula pasir, juga kacang tanah bisa diperoleh masyarakat hanya dengan Rp50.000.
“Ini bentuk kepedulian PROJO kepada rakyat,” kata Budi Arie.
Sementara, menurut Sekjen PROJO Handoko, Pasar Murah PROJO juga bentuk kesetiakawanan sosial.
Kesetiakawanan juga muncul melalui dukungan Partai Golkar, organisasi Kornas Jokowi, dan tokoh masyarakat terhadap penyelenggaraan “Pasar Murah PROJO.”
“Kami sekaligus ingin berbagai kebahagiaan bersama masyarakat di tengah Bulan Suci Ramadan ini,” ujarnya.
Handoko mengatakan sejumlah petinggi Golkar serta pejabat dijadwalkan menghadiri Pasar Murah PROJO.
Para pejabat itu adalah Menko Perekonomian/Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PROJO Budi Arie Setiadi dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

“Dengan dukungan Partai Golkar dan Kornas Jokowi, PROJO menggalang kesetiakawanan dan kerjasama untuk membantu rakyat secara nyata,” tutur Handoko. (Dego)






