
CAHAYASIANG.ID, SULUT — Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado, melalui Program Studi D4 Konstruksi Bangunan Gedung (KBG), hari ini (23/07) secara resmi melepas 77 mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di berbagai lokasi proyek konstruksi di Indonesia.
Pelepasan ini menjadi bagian dari upaya implementasi kurikulum berbasis vokasi, yang menekankan pentingnya pengalaman langsung di lapangan. Ke-77 mahasiswa tersebut telah dibekali dan siap diterjunkan ke sejumlah lokasi strategis, seperti Bekai (Papua), Kabupaten Sigi (Sulawesi Tengah), serta berbagai daerah di Sulawesi Utara. Mereka akan tersebar di berbagai proyek pekerjaan konstruksi yang nyata dan aktif berlangsung.

Ketua Jurusan Teknik Sipil, Ir. Trio Pendekar Lonan, ST., MT, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar atas pelaksanaan PKL ini.
“Kami sangat berharap agar ke-77 mahasiswa D4 KBG ini dapat mengikuti PKL dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Seperti halnya hari ini mereka dilepas, kami juga berharap kelak mereka kembali dengan membawa bekal pengalaman kerja yang nyata, keterampilan teknis yang terasah, serta wawasan yang mendalam mengenai dunia konstruksi. Hal ini tentu akan sangat membantu mereka dalam menyusun laporan PKL, tugas akhir, hingga menjadi sarjana terapan yang unggul,” ujar Ir. Trio.
Ia juga menambahkan, pengalaman PKL ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa ketika lulus dan bersiap memasuki dunia kerja. Lebih jauh, diharapkan pula sebagian dari mereka bisa langsung terserap di lokasi proyek tempat mereka menjalani PKL.

“Besarnya harapan kami, kelak pada saat wisuda, mereka tidak hanya lulus sebagai sarjana terapan, tetapi juga telah dikenal dan diterima di dunia industri, khususnya di lokasi-lokasi tempat mereka ditempatkan saat PKL,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Manado kembali menegaskan komitmennya dalam mendidik tenaga vokasi yang profesional, adaptif, dan siap pakai untuk mendukung pembangunan nasional di sektor konstruksi.(*RS)






