
CAHAYASIANG.ID, Manado – Politeknik Negeri Manado menjadi tuan rumah penyelenggaraan North Sulawesi Youth Energy Forum 2025 yang berlangsung di Auditorium Politeknik Negeri Manado, Rabu (24/9/2025). Forum ini menghadirkan berbagai tokoh penting di bidang energi serta melibatkan generasi muda untuk bersama-sama membahas isu strategis mengenai ketahanan dan kemandirian energi di Sulawesi Utara.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA, bersama jajaran wakil direktur, serta dihadiri oleh ratusan mahasiswa.

Sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan hadir dalam forum ini, di antaranya:
Josua Sondakh, Dirjen EBTKE DEM Indonesia
Reksi Robot, Ketua BEM Politeknik Negeri Manado
Daniel Duma, Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pertambangan dan Energi
Usman Bangun, S.T., M.T., QCRO, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Suluttenggo
Budi Wigiarto, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Suluttenggo
Yahya Fikri Dwiyanto, Retail Sulutgo PT Pertamina Patra Niaga
Erwin Damanik, Ketua Umum Pemuda Energi Indonesia

Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA, menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dan generasi muda dalam agenda energi berkelanjutan. “Energi merupakan salah satu komponen utama perekonomian. Generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung kemandirian energi, khususnya di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, para pembicara dari pemerintah, BUMN energi, hingga organisasi kepemudaan menekankan kolaborasi multipihak dalam membangun kesadaran energi baru terbarukan serta mendorong terciptanya inovasi di kalangan generasi muda.

Melalui forum ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan segar dan rekomendasi strategis untuk memperkuat ketahanan energi daerah, sekaligus membuka ruang kontribusi nyata pemuda dalam menjaga masa depan energi nasional.(*RS)





