
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali memperluas jejaring kemitraan strategis dengan dunia industri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama PT Manado Adventure Diving Center.
Penandatanganan MoU berlangsung di Auditorium Prof. Tenda, Kampus Polimdo, Selasa (12/8/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat keterhubungan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri pariwisata, khususnya sektor wisata bahari dan penyelaman.
Polimdo dalam kesempatan tersebut diwakili Wakil Direktur I, Dr. Diane Tangian, S.H., M.Si., sementara PT Manado Adventure Diving Center diwakili langsung oleh Managing Director, Mr. Yu Chun Lu.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri melalui konsep Triple Helix, dengan fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Utara.
Melalui MoU tersebut, kedua pihak berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pelaksanaan pelatihan teknis penyelaman, serta pengembangan dan promosi destinasi wisata bahari yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa Polimdo untuk memperoleh pengalaman dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga kesiapan untuk terjun langsung ke dunia kerja.
Sektor wisata selam dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan pariwisata Sulawesi Utara. Kekayaan ekosistem laut yang dimiliki daerah ini menjadi modal penting yang perlu dikembangkan secara profesional sekaligus dijaga keberlanjutannya.
Karena itu, kerja sama Polimdo dengan PT Manado Adventure Diving Center tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga diharapkan mampu mendorong kesadaran terhadap pentingnya pelestarian ekosistem laut.
Melalui kemitraan tersebut, Polimdo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat hubungan dengan dunia industri serta menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan sektor pariwisata.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi berbagai program bersama yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, industri, masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata bahari Sulawesi Utara yang kompetitif dan berkelanjutan.(*RS)


