
CAHAYASIANG.ID, SULUT – Ibadah Syukur GMIM Bersinode ke-90 bersama Yayasan GMIM Dominee Albertus Zakaria Runturambi Wenas dan Yayasan Medika GMIM dilaksanakan di Auditorium Bukit Inspirasi Tomohon, Jumat (11/10/24).
Mengambil pembacaan Kisah Para rasul 7:54-60 Pdt. DR. Adolf Wenas, M.Th Dalam khotbahnya mengingatkan sosok dari Stefanus yang tak pernah mengeluh tak menyerah.

“Walaupun sudah diperhadapkan dengan pergumulan yang begitu besar lewat hinaan cacian makian bahkan di bunuh, Stefanus tetap berdoa agar Tuhan mengampuni orang-orang yang membunuhnya dan yang bersumpah palsu dengan mengucapkan fitnah kepadanya di tempat pengadilan.” Ujar Wakil Ketua Bidang Misi dan Hubungan Kerjasama dalam pesan khotbahnya.
Di akhir khotbahnya Pdt Adolf Wenas mengingatkan warga GMIM harus bertumbuh dan berkembang dalam Kristus sesulit apapun hidup kita harus selalu setia dan taat pada Tuhan.

Hadir juga pada kesempatan tersebut Pnt. Drs. Steven Kandouw (SK).selaku Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia GMIM. SK berharap Yayasan GMIM harus bertumbuh dan berkembang.
“Seperti diketahui pionir-pionir pendidikan dan kesehatan di Sulawesi Utara bahkan indonesia adalah dari Gereja Masehi Injil Minahasa (GMIM). Tidak bisa di pungkiri dua bidang ini sedang bertransformasi dalam pengembangan meningkatkan infrastruktur maupun fasilitas yang kedepannya menjadi target utama supaya mampu melebihi yayasan lain.” Kata Steven Kandouw.

Lanjut SK kepemimpinan Ketua Sinode Pdt Pdt. Hein Arina, Th.D. dalam memimpin dan mengelola selama empat tahun terakhir sangat signifikan dan penuh kemajuan harus diapresiasi.
“Semoga kedepan kita bisa bergandeng tangan, mendukung dan mendoakan untuk kemajuan kita bersama.” ucap SK.
Di akhir sambutanya SK menutup dengan sebuah pantun. “Jalan-jalan ke Pineleng, jangan lupa membeli kedondong. Jangan menyimpang dan jangan menyeleweng.” Tutupnya disambut tepuk tangan seluruh yang hadir di ruangan tersebut.

Ditempat yang sama, Direktur RS Pancaran Kasih Manado dr Maria saat diwawancarai Media CAHAYASIANG bersyukur karena selama ini pembangunan RSU di bawa Yayasan Medika Gmim sangat signifikan.
“Tentunya ini sangat luar biasa dalam menunjang kelancaran operasional demi kemajuan pelayanan Rumah sakit” tandasnya.
Turut hadir pada kesempatan ini Ketua Jajaran BPMS GMIM, Yayasan GMIM Dominee Albertus Zakaria Runturambi Wenas Pdt.Lucky Tumbelaka, MTh, Ketua Yayasan Medika Pdt John Slat, Direktur-Direktur RSU GMIM, Nakes, Penanggung jawab Klinik Yayasan Medika, Pendeta-Pendeta Wilayah dan Kepala Sekolah Yayasan GMIM. (*Fera)






