CAHAYASIANG.ID, SANGIHE – Kepedulian Pemimpin Tanah Tampungan Lawo ini terhadap masyarakat Sangihe pantas untuk di Apresiasi. Pasalnya Saat Ibadah Minggu pagi di Jemaat GMIST Rehobot Mala Tabukan Utara (Tabut), pada Minggu (24/03/24).

Tamuntuan senantiasa mengingatkan kepada Jemaat agar selalu memperhatikan Kebersihan lingkungan terutama membuang air yang tergenang yang menyebabkan berkembangnya jentik – jentik nyamuk Aedes Aegypti penyebab Wabah Demam Berdarah.
“Kita harus waspada dengan perubahan cuaca saat ini yang berpengaruh pada munculnya beberapa Penyakit sepeti Demam Berdarah sehingga kita wajib memperhatikan kebersihan baik di tengah keluarga maupun Masyarakat,” ucap Tamuntuan.

Tidak hanya itu Pj Bupati mengingatkan juga dengan keadaan cuaca saat ini yang sewaktu – waktu bisa berubah, kadang hujan dan angin kencang, ini semua dipengaruhi oleh super Elnino, masyarakat diharapkan agar waspada dan lebih hati – hati.
“Saya berharap kepada masyarakat agar lebih waspada jika ada Petani atau Nelayan yang hendak ke kebun mau panen Cengkeh atau mau melaut saat cuaca sedang tidak bersahabat, sedapat mungkin kalau bisa ditunda dulu, sebab sudah ada beberapa kejadian masyarakat Sangihe yang hilang saat melaut, begitu juga tidak sedikit yang kecelakaan jatuh dari pohon akibat angin kencang dan hujan,” tutur Bupati Rinny.

Dalam Ibadah tersebut Pj Bupati Sangihe menyerahkan beberapa bingkisan bagi beberapa anak remaja yang baru saja diangkat menjadi Sidi jemaat dan juga kepada Majelis Jemaat GMIST Rehobot Mala. (*Anto)







