
CAHAYASIANG.ID, SULUT – Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) secara resmi melaksanakan Penyerahan Surat Keputusan dan Penerimaan Vikaris Pendeta GMIM, Senin (19/10/2026) di Mission Center GMIM.
Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Wenas, M.Th dalam arahannya menegaskan bahwa para vikaris harus digembleng untuk memberi dampak di tengah jemaat.
“Vikaris digembleng untuk memberi dampak dan bukan menjadi beban di jemaat,” tegas Pdt. Adolf Wenas dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan sasaran vikaris di tahun pertama pelayanan adalah menjangkau jiwa. Dimana mereka bertugas untuk “mencari dan memulihkan.”
Menurut Pdt. Wenas, masa vikaris adalah proses untuk menjadi seorang pendeta yang peduli dengan jemaat serta bersama GMIM untuk terus tumbuh.
Salah satu Vikaris yang menerima SK saat diwawancarai media cahayasiang menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk melayani.
“Puji Tuhan, hari ini kami boleh menerima SK Vikaris. Ini adalah anugerah dan kepercayaan besar dari Tuhan melalui BPMS GMIM. Mohon dukungan doa dari seluruh jemaat khususnya di jemaat tempat kami melayani agar proses pelayanan kami sebagai vikaris dapat berjalan dengan baik dan menjadi berkat.” harapnya.
Kegiatan penyerahan SK ini menjadi momentum penting bagi para vikaris untuk memulai tugas pelayanan di jemaat-jemaat yang telah ditetapkan oleh BPMS GMIM. (*JL)


