OD Sukses Bawa Sulut Jadi Contoh Kerukunan dan Toleransi
CAHAYASIANG.ID, SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Prof DR (HC) Olly Dondokambey,SE yang juga adalah salah satu Ketua PGI, saat ini sedang bersama Sekretaris Jenderal Dewan Gereja-gereja Sedunia (WCC) Rev. Dr. Jerry Pilay, dan Rev. Dr. Henriette Lebang salah seorang Presiden WCC, Pdt. Gomar Gultom Ketum PGI, serta Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina.

Usai menghadiri Sidang MPL-PGI di Pulau Mentawai Sumbar, rombongan ini menuju Tondano untuk Pertemuan Komisi Faith & Order dari Dewan Gereja-gereja Sedunia yang nantinya akan dilaksanakan di Hotel Yama – Tondano tgl 1-8 Februari 2024.
Pertemuan ini akan dihadiri oleh 100 peserta, terdiri dari 71 orang Anggota Komisi yang berasal berbagai negara, 10 orang Pimpinan PGI, dan Peninjau dari Gereja-gereja di Sulut.

Berbagai persiapan telah dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Penatua Rio Dondokambey untuk menyambut para peserta. Penatua Rio Dondokambey adalah juga Anggota Central Committee dari Dewan Gereja-gereja Sedunia.
Adapun dipercayanya Sulawesi Utara sebagai tuan rumah pertemuan dewan gereja gereja sedunia ini tentu bukan tanpa sebab. Rekam jejak Sulawesi Utara di bawah komando Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw teramat baik.

Sulut ditetapkan sebagai daerah yang paling toleran. Hal ini dibuktikan lewat banyaknya penghargaan terkait toleransi yang diperoleh. Hingga kemudian menjadi indikator penting penilaian sebelum kemudian menetapkan Sulut sebagai tuan rumah penyelenggara.

Gubernur Olly Dondokambey juga dinilai sukses membawa Kehidupan bergereja di Sulawesi Utara menjadi contoh dalam membangun kerukunan dan toleransi. Ini bisa menjadi contoh gereja-gereja di dunia. Bagaimana pemerintah berkolaborasi dengan gereja. (***)





