
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Jemaat GMIM Yerusalem Paal Dua wilayah manado timur VI merayakan ibadah perayaan menyambut Natal Yesus Kristus dengan penuh syukur, kebersamaan, dan suka cita. Selasa (3/11/2024) Ibadah Natal yang dihadiri oleh seluruh jemaat dari Kolom 1 hingga Kolom 5, serta BPMJ dan pelayan khusus (pelsus), bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga momen istimewa untuk mengungkapkan pengakuan atas kasih setia Tuhan yang telah mengutus Putra-Nya yang tunggal untuk mendamaikan umat manusia dengan Allah.
Ibadah menyambut Natal dipimpin oleh Ketua BPMJ, Pdt. Merrytrully Gerungan Muntu, M.Th. Dalam khotbahnya, Pdt. Merrytrully mengajak jemaat untuk merenungkan makna sejati dari Natal. “Natal adalah waktu yang tepat untuk merenungkan hidup dalam kasih setia Tuhan, meskipun dunia sekitar kita sibuk merayakan dengan cara yang berbeda,” ujar Pdt. Merrytrully. Ia mengingatkan jemaat untuk tidak terjebak dalam kesibukan duniawi, tetapi untuk menjaga hati dan saling mengasihi, sebagaimana Tuhan mengajarkan umat Israel.

Mengambil inti pesan dari Mazmur 133:1-3, “Di mana ada perdamaian, di situ Tuhan memerintahkan berkat,” Pdt. Merrytrully menekankan bahwa Yesus Kristus datang sebagai pendamai antara Allah dan manusia, membawa damai bagi seluruh umat-Nya. Ia mengajak jemaat untuk hidup dalam perdamaian, baik dengan Tuhan maupun sesama, sebagai cerminan dari kelahiran Kristus yang membawa kedamaian sejati.
Wakil Ketua BPMJ, Pnt. Hendri Mait, dalam sambutannya juga mengajak jemaat untuk memanfaatkan bulan Desember sebagai waktu untuk merenung dan menantikan kedatangan Tuhan. “Natal bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang penghayatan terhadap kedatangan Tuhan yang membawa pengharapan dan damai bagi dunia,” katanya, mengingatkan jemaat untuk memperdalam makna Natal dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia HRG, Steivie Meyta Tenda, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh BPMJ, pelayan khusus, jemaat Kolom 1 hingga Kolom 5, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan gereja sepanjang tahun. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi, seperti Bank Sulut Go, Pemerintah Kota Manado, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Keluarga Horas Rampi, serta keluarga dan saudara yang telah mendukung panitia HRG, khususnya dalam penggalangan dana untuk kegiatan gereja.

Perayaan Natal ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kasih yang tercermin dalam setiap tindakan dan kata-kata jemaat. Natal di GMIM Yerusalem Paal Dua menjadi momen untuk mempererat hubungan antar sesama, serta mengingatkan pentingnya hidup dalam kasih dan perdamaian, yang merupakan inti dari kelahiran Kristus ke dunia.
Dengan semangat Natal, jemaat diharapkan terus menjalani kehidupan dengan penuh kasih, damai, dan pengharapan yang datang dari Tuhan.(*Ivan)






