CAHAYASIANG.ID, MINUT – Hajatan Pilkada Minut sejatinya, sesuai jadwal akan dihelat KPU Minut pada 27 Nopember 2024 nanti. Namun demikian, aroma perang dingin mulai dirasakan saat ini.

Pasalnya instalasi air milik PDAM Minut unit Desa Batu diduga dirusak oknum tidak bertanggungjawab dengan motif yang belum diketahui. Dugaan sementara ini dilakukan untuk melemahkan pemerintahan JGKWL di penghujung masa jabatan.
Informasi yang diterima CAHAYASIANG.ID, Rabu, (15/05/2024) telah terjadi pengrusakan fasilitas pemerintah yaitu instalasi air milik PDAM(Perusahan Daerah Air Minum) di Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan.
Instalasi air ini melayani sebagian besar masyarakat Likupang Timur dan Likupang Barat. Kejadian tersebut dilakukan notabene bersamaan dengan sosialisasi pembangunan SPAM KSPN Likupang berbandrol 23,6 miliar.
Menurut Direktur Utama PDAM Minut,Roland Maringka saat dihubungi media ini mengatakan, “Kejadian ini kami duga sebagai pengrusakan melihat kondisi ini tidak bisa terjadi jika akibat bencana alam atau hal lainnya. Sejak didirikan, kejadian seperti ini tidak pernah terjadi. Kami belum mengetahui motif pengrusakan, Kami menduga ini dilakukan oleh oknum tertentu yang sengaja ingin mensabotase keberhasilan Pak Bupati Minut Joune Ganda dimana baru saja sukses melobi anggaran kurang lebih 23 miliar untuk pembangunan instalasi air di Wilayah Likupang Timur untuk mendukung pembangunan KEK Pariwisata Likupang,” tutur Maringka kepada media ini Kamis, (16/05/2024).
Dikatakan Maringka, sekilas perbuatan ini tercium beraroma politik dimana pada 27 Nopember 2024 nanti akan dihelat Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Minut dimana pasangan JGKWL dipastikan akan diusung PDIP Minut sebagai bakal Cabup Cawabup. Yang mana keberhasilan Bupati dalam membangun dicoba untuk disabotase oknum tertentu, agar ada keluhan masyarakat Likupang bahwa air di Likupang tidak jalan.
“Sejak kemarin dan hari ini kami sedang berupaya memperbaiki agar air di wilayah Likupang bisa berjalan normal,” tukas Maringka.
Lanjut dikatakan Maringka, kejadian ini, oleh Kepala Unit PDAM Desa Batu sudah dilaporkan ke pihak Polsek Likupang, sementara penanganannya juga dikoordinasikan dengan Polres Minut.
Diketahui, beberapa waktu lalu, bupati Joune Ganda berhasil melobi Kementrian PUPR sehingga berhasil mendapatkan proyek pembangunan instalasi air bersih berbanderol Rp. 23,651 miliar yang nantinya akan dikelola oleh PDAM Minut.

Mega proyek pembangunan instalasi air bersih SPAM KSPN Likupang telah masuk pada tahapan sosialisasi kepada masyarakat sebagai salah satu tahapan sebelum pembangunan.Sosialisasi pembangunan SPAM KSPN Likupang ini telah dilaksanakan Rabu, (15/05/2024) di Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur. (Rubby Worek)






