
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Pemerintah Kota Manado terus membuka ruang kolaborasi antarpemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.
Hal tersebut terlihat saat Pemkot Manado menerima audiensi dan kunjungan kerja Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Manado, Senin (14/9/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada konsultasi dan kaji tiru terkait pengelolaan serta operasional Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya pada RSUD Kota Manado dan sejumlah Puskesmas.
Melalui pertemuan ini, Pemkab Minsel ingin memperoleh gambaran dan pengalaman Pemkot Manado dalam menerapkan pola pengelolaan BLUD, terutama dalam memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan dan operasional tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pengelolaan BLUD dinilai menjadi salah satu instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan. Dengan fleksibilitas yang dimiliki, fasilitas kesehatan daerah diharapkan dapat merespons kebutuhan masyarakat secara lebih cepat, efisien dan profesional.

Pemkot Manado menyambut positif kunjungan tersebut. Pemerintah daerah menyatakan keterbukaannya untuk berbagi pengalaman, termasuk aspek teknis, sistem tata kelola, hingga penerapan fleksibilitas BLUD yang selama ini dijalankan pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Manado.
Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antardaerah ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan semata, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di masing-masing daerah.
Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan mutu fasilitas kesehatan sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel.
Pemkot Manado berharap pengalaman dan praktik pengelolaan BLUD yang dibagikan dalam kunjungan kerja ini dapat memberikan manfaat bagi Pemkab Minsel dalam melakukan penguatan tata kelola RSUD maupun Puskesmas.
Dengan adanya komunikasi dan kolaborasi lintas kabupaten/kota, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Utara diharapkan dapat dilakukan secara bersama dan berkelanjutan.(*RS)



