CAHAYASIANG.ID, JAKARTA – Pemain Ganda Putra Rangking Satu terlama di Dunia yakni Kevin Sanjaya yang berpasangan dengan Markus Fernaldi Gideon memutuskan untuk berpasangan dengan pasangan baru yakni Rahmat Hidayat yang merupakan juniornya di Pelatnas Cipayung. Hal ini sehubungan dengan menurunnya performa mereka yang terus menurun. Marcus pun mengakui kinerjanya tidak sebaik sebelumnya akibat faktor usia dan cedera.

Pasangan yang berjuluk Minions itupun gagal bersaing di turnamen level atas. Ini membuat Pelatnas PBSI memecah mereka dan mencari pasangan alternatif bagi Kevin, sembari menunggu Marcus menjalani operasi kaki hingga proses pemulihan.
Herry IP selaku Pelatih Ganda Putra Indonesia menceritakan, sebelum memilih Rahmat, Kevin terlebih dulu disodorkan dua nama pemain lain yang akan menjadi pasangannya. Salah satu kandidat adalah Daniel Edgar Marvino. Namun, komunikasi keduanya tidak baik.
Diketahui, bersama dengan Rahmat, Kevin sudah punya kecocokan baik di pelatnas maupun di luar lapangan. Oleh karenanya, Herry yakin Rahmat bisa mengikuti gaya permainan Kevin di lapangan.
“Kalau Rahmat sendiri pernah saya coba sama Pram waktu Yere cedera di dua turnamen di Malang, dia bisa berhasil. Saya lihat si Rahmat ini adaptasinya bisa cepat,” ujar Herry.
Untuk turnamen yang akan diikuti Kevin Sanjaya dan Rahmad Hidayat, Herry IP masih menghitung dan memilah-milah mana yang bakal diikuti.
“Untuk turnamen, saya masih menghitung poin dan memilah-milah dulu turnamen mana yang bisa mereka ikuti. Kita pilih enam bulan ke depan kurang lebih,” paparnya.
Sembari menunggu itu, Rahmat Hidayat akan mendapat program latihan khusus agar bisa mengimbangi permainan pasangan barunya. “Yang pasti saya sebagai pelatih pasti memberikan program khusus buat Rahmat supaya bisa cover Kevin. Jadi karena Rahmat masih muda, fisiknya harus ditingkatkan, terutama tangannya agar bisa smes mendekati apa yang diharapkan Kevin,” tutur Herry.
“Mungkin tidak bisa seperti Marcus, tapi ya seperti itu jadi yang diubah Rahmat, sedangkan Kevin kan sudah matang. Rahmat yang harus menyesuaikan dan dikasih latihan khusus,” tambahnya
Netizen pun jadi bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok Rahmat Hidayat dan apa prestasinya sejauh ini?
Berikut Profil Rahmat Hidayat, Pemain Muda yang potensial :
Rahmat Hidayat lahir di Batam pada 17 Juni 2003. Dia berpasangan dengan Muhammad Rayhan Nur Fadillah sejak level junior.
Pasangan ini merebut satu gelar pada turnamen usia muda, yakni Dutch Junior 2020. Rahmat/Rayhan juga sempat masuk final German Junior 2020 dan Denmark Junior 2021.
Naik ke level utama, Rahmat/Rayhan mampu menjuarai Bahrain International dan Lithuanian International. Keduanya tercatat menempati peringkat 76 dunia BWF.
Di Pelatnas Cipayung, Rahmat masuk kategori pratama. Dia lalu sempat dipasangkan dengan Pramudya Kusumawardana ketika Yeremia Rambitan terkena cedera serius.
Bersama Pramudya, Rahmat memenangkan Malang Indonesia International 2022 dan Indonesia Masters 2022. (*)





