• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Sunday, 8 March 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Pembangunan Waterfront Malalayang Lanjut,Reklamasi Menuju Infrastruktur dan Wisata Baru di Manado

Pembangunan Waterfront Malalayang Lanjut,Reklamasi Menuju Infrastruktur dan Wisata Baru di Manado

24/01/2025
in Manado
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, MANADO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), Pemerintah Kota Manado bersama pengembang PT TJ Silfanus menggelar sosialisasi dan konsultasi publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk pembangunan waterfront di kawasan Malalayang.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Wali Kota Manado dan dihadiri sejumlah tokoh, akademisi, serta perwakilan masyarakat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov Sulut Arfan Basuki, menyampaikan bahwa reklamasi ini merupakan langkah untuk mendukung perkembangan Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara secara keseluruhan.

Menurutnya, setiap pelaksanaan usaha pasti akan menciptakan dampak, sehingga penting untuk meminimalisir dampak negatif dan mengubahnya menjadi dampak positif. “Tugas pemerintah adalah mengelaborasi semua dampak. Reklamasi ini, meskipun baru tahap pertama, sudah dilakukan dengan kajian yang matang dan harus memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar,” ujar Arfan.

Ditempat yang sama Asisten I Pemerintah Kota Manado, Julises Oehlers, mengatakan bahwa visi dan misi Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang (AARS) adalah untuk meningkatkan infrastruktur dan ekonomi Kota Manado.

“Ke depan, kami ingin infrastruktur di Kota Manado semakin baik agar mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Pembangunan ini akan meliputi kawasan Malalayang 1 hingga Malalayang 1 Timur,” ujar Oehlers.

Sementara itu Direktur PT TJ Silfanus Aswin Widjarnako, menjelaskan bahwa pembangunan waterfront ini melibatkan investasi besar, dengan tahap pertama reklamasi seluas 19,97 hektare dan kedalaman 7 meter yang telah mendapatkan persetujuan pemanfaatan ruang laut.

“Pemilik perusahaan adalah putra asli Tahuna yang ingin memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Proyek ini tidak hanya mencegah abrasi akibat angin barat, tetapi juga membawa dampak positif bagi penduduk sekitar,” jelas Aswin.

Lebih lanjut, Aswin mengungkapkan bahwa lokasi reklamasi akan dikembangkan menjadi area wisata baru dengan fasilitas hotel komersial, ruang terbuka, serta berbagai penunjang lainnya. Pihaknya juga berkomitmen untuk mengakomodasi usulan dan masukan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

“Tahap pertama itu sudah akan mulai. Kita rencanakan tahun depan tuntas. Jadi masyarakat di Malalayang 1 itu sudah mulai merasakan dampaknya. Ketika angin barat yang sangat kencang, masyarakat sudah mulai terlindungi. Untuk jumlah investasi masih dinilai yang sama. Kita itu sudah mendapatkan izin pemanfaatan ruang laut dari Pemerintah Pusat. Karena itu kita bekerja sesuai dengan regulasi,” bebernya.

Kajian Akademik dan Dukungan Stakeholder
Sosialisasi ini turut dihadiri oleh pakar-pakar ternama seperti Prof Charles Kepel dan Prof Yani Kusen, serta beberapa profesor lainnya yang memberikan kajian dari berbagai aspek.

Selain itu, hadir pula perwakilan Kapolres Manado dan Dandim 1309 Manado untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan adanya proyek ini, pemerintah dan PT TJ Silfanus berharap kawasan waterfront Malalayang dapat menjadi ikon baru Kota Manado yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (*Merah)

Post Views: 5,129
Bagikan ini :
Previous Post

Natal Bersama Parlemen Senayan, MDT Ketua Panitia

Next Post

Citra Positif Prabowo dan Gerindra Tinggi, BETA GIBRAN Sulut Apresiasi

Next Post

Citra Positif Prabowo dan Gerindra Tinggi, BETA GIBRAN Sulut Apresiasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In