CAHAYASIANG.ID, MINUT – Bupati Minut Joune J.E. Ganda SE MM MAP M.Si didampingi pejabat terkait melakukan peninjauan di lokasi terdampak bencana di Desa Wori dan Desa Tiwoho Kecamatan Wori Selasa, (05/03/2024).

Menurut Bupati hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap keluarga yang ditimpa bencana banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi pada akhir pekan lalu.
Setelah meninjau dua lokasi yang berbeda yaitu di Desa Wori Jaga tujuh dan Desa Tiwoho jaga enam dan tujuh, didapati kasus yang sama dimana jembatan penghubung yang terdapat di kedua desa tersebut terlalu kecil sehingga ketika hujan dengan intensitas tinggi air yang disertai material kayu menutupi jembatan.

Akibatnya airpun meluap hingga menggenangi beberapa rumah warga.
Melihat langsung kondisi ini, bupati-pun langsung memerintahkan dinas terkait yakni PU untuk mendata kondisi kedua jembatan tersebut.
“Tolong untuk kedua hukum tua dua desa membuat surat untuk diteruskan ke dinas terkait lengkap dengan foto maupun video bencana banjir yang ada di lokasi bencana tersebut untuk segera ditindaklanjuti dengan perbaikan,” perintah Bupati JG.
Bupati-pun berpesan kepada semua warga agar tetap waspada karena menurut prakiraan cuaca saat ini curah hujan masih akan terjadi sampai dengan pekan ini.

“Saya berharap warga meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan susulan. Pun demikian warga juga bersama denfan pemerintah desa ikut pula memperhatikan kebersihan lingkungan dimana sampah yang ada dan tidak dibersihkan berpotensi mengakibatkan banjir,” imbau Bupati JG.
Ditambahkan bupati, menurut laporan, air yang meluap di pemukiman warga merupakan kiriman dari Gunung Tumpa, dimana wilayah tersebut masuk di Kota Manado.
“Saya melihat langsung lokasi bencana dimana ada sejumlah titik yang saluran airnya tersumbat, sehingga air meluap menggenangi rumah warga. Sebenarnya air bisa dipotong dan dialihkan ke tempat lain, tetapi kewenangan wilayah tersebut bukan pada Pemkab Minut. Olehnya percepatan pembangunan kedua jembatan di dua desa menjadi prioritas yang harus dilakukan,” kata Bupati kepada sejumlah warga.

Dari data yang dibeberkan oleh Bupati Joune Ganda di Minut sesuai laporan dinas terkait dan pemerintah Kecamatan, terdapat beberapa desa yang mengalami bencana banjir, tanah longsor dan pohon roboh. Keluarga-keluarga tersebut tersebar di sejumlah Kecamatan antara lain, Desa Wori 200KK, kima Bajo 8 KK, Talawaan atas 11 KK, Tiwoho 82 KK, Desa Mapanget 30 KK, dan Desa Winuri 4 KK.
“Totalnya ada 335 KK dan semuanya akan kita berikan bantuan. Pasca bencana pemerintah telah menurunkan tim kesehatan bagi warga untuk pengobatan gratis. Kemudian ada juga tim untuk pembersihan lokasi banjir dari Dinas Damkar. Sementara untuk mitigasi akan diadakan perbaikan infra struktur jembatan, yang didahului dengan laporan hukum tua ke dinas terkait sesuai kondisi jembatan tersebut,” terang Bupati Joune Ganda.
Bupati JG dalam kesempatan tersebut menyerahkan secara simbolis bantuan beras kepada sejumlah warga yang terdampak bencana.

Usai meninjau lokasi bencana, bupati selanjutnya menyerahkan pula bantuan beras secara simbolis ke sejumlah warga di Kantor Desa Wori yang didampingi Camat Wori Endru Palandung. SE M.Si.
Ikut serta juga dalam kunjungan pasca bencana tersebut sejumlah pejabat eselon II jajaran Pemkab Minut, para Staf Ahli dan Staf Khusus. (Rubby Worek)






