CAHAYASIANG.ID, MINUT – Partai Bulan Bintang(PBB) secara resmi menunjuk Joune Ganda-Kevin Wiliam Lotulung sebagai calon Kepala dan Wakil Kepala(KWK) Daerah Kabupaten Minahasa Utara tahun 2024.
Keputusan DPP PBB ini menambah ‘imun’ bagi pasangan petahana bakal calon JGKWL dalam menatap Pilkada Minut tahun 2024. Dimana menambah ‘kekebalan’ terhadap ‘penyakit’ pilkada. Diyakini oleh sejumlah kalangan, tambahan dukungan dari PBB ini menjadikan JGKWL pasangan yang paling siap menatap Pilkada 2024.
Diketahui, SK bakal calon KWK ini diserahkan oleh tim penjaringan yang diterima langsung oleh Joune Ganda dan Kevin William Lotulung di kantor DPP PBB di Jakarta.

”DPP PBB memutuskan mendukung saya dan Pak Kevin pada Pilbup Minut 2024 ini” ujar Joune Ganda singkat, Rabu (10/07/2024).
Dijelaskannya, keputusan ini lewat proses panjang, ketat dan komprehensif dari tim penyaringan calon Bupati dan Wakil Bupati dari DPP PBB yang ditunjuk.
”Setelah proses seleksi berkas, profile dan wawancara tethadap saya dan Pak Kevin, maka DPP PBB menyetujui untuk mendukung kami berdua sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Minut untuk periode 5 tahun mendatang,” kata JG.
Kepada media ini, dirinya mengaku, dalam waktu dekat masih ada parpol yang akan melakukan hal yang sama menyerahkan SK calon KWK.

”Hal itu pasti ada, tapi jika saya sebutkan nanti sudah tidak surprise. Yang pasti saya dan Pak Kevin bahkan mengajak semua Parpol peserta Pilkada Minut baik yang ada kursi dan tidak ada kursi di DPRD Minut untuk bersama-sama dan bergotong royong membangun Kabupaten Minahasa Utara kedepan.” tukas Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD PDI Perjuangan Sulut.
Dirinya mengaku, bergabungnya PBB ini menambah optimis pihaknya untuk dapat melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Minahasa Utara. Diketahui, JGKWL diusung oleh DPP PDI Perjuangan, PKB dan PBB. Untuk kursi legislatif Minut, PDIP meraih 10 kursi, PKB 2 kursi dan 1 kursi PBB.
Meskipun PDIP dapat mengusung sendiri bakal calon KWK dengan raihan 10 kursi, namun dengan bergabungnya PKB dan PBB maka hal itu secara otomatis akan menambah ‘Imun’ sehingga memiliki ‘kekebalan’ terhadap ‘penyakit’ pilkada yang cenderung menghalalkan segala cara seperti pembunuhan karakter para haters. (Rubby Worek)






