• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Saturday, 18 April 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Pasutri Polisi-Dokter di Sapa Dilaporkan, Klarifikasi Baru Ungkap Versi Warga Soal Dugaan Kekerasan Anak

Pasutri Polisi-Dokter di Sapa Dilaporkan, Klarifikasi Baru Ungkap Versi Warga Soal Dugaan Kekerasan Anak

10/04/2026
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID — Kasus dugaan pengancaman yang melibatkan pasangan suami istri (pasutri) Aiptu Rolly Kakaiay dan dr. Venilya Waroka terhadap Feiby Chenni Wilar terus menjadi perhatian publik. Di tengah proses hukum yang masih berjalan, isu dugaan kekerasan terhadap anak turut mencuat dan memicu polemik di tengah masyarakat.

Korban sekaligus pelapor, Chenni Wilar, dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia menilai isu kekerasan anak sengaja dimunculkan untuk mengaburkan substansi laporan yang telah ia ajukan ke pihak kepolisian.

“Kalau memang ada kekerasan terhadap anak, mana buktinya? Jangan sampai ini hanya upaya untuk mengalihkan perhatian dari laporan yang sedang berjalan,” ujar Wilar dalam konferensi pers di Amurang, Kamis (9/4/2026).

Sementara itu, pihak kuasa hukum dr. Venilya Waroka melalui Vianne Mamesah, S.H., sebelumnya menyatakan bahwa kehadiran kliennya di lokasi bertujuan mencari kejelasan atas dugaan yang dialami anak mereka, bukan untuk melakukan intimidasi.

Namun, keterangan tersebut dibantah oleh Wilar yang menegaskan dirinya tidak pernah melakukan kekerasan terhadap anak, melainkan hanya menanyakan terkait kerusakan pipa air di rumahnya.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan, peristiwa bermula pada Jumat sore saat Wilar menemukan pipa air di rumahnya dalam kondisi patah. Saat itu, terdapat dua anak di lokasi, termasuk cucunya dan seorang anak lainnya. Ia kemudian menanyakan kepada keduanya terkait kerusakan tersebut.

Situasi mulai memanas setelah sejumlah keluarga dari pihak terlapor datang ke lokasi. Wilar menyebut, dalam kejadian itu terdapat tindakan fisik yang justru dilakukan oleh pihak lain.

“Yang saya lakukan hanya bertanya. Justru yang melakukan tindakan fisik itu ada pihak lain, dan itu disaksikan warga,” jelasnya.

Klarifikasi tambahan dari warga sekitar yang tertuang dalam percakapan pesan singkat juga memperkuat versi tersebut. Disebutkan bahwa anak yang menangis bukan karena dipukul oleh Wilar, melainkan dipicu oleh ledekan dari kakak, menurut saksi pada situasi saat itu, termasuk adanya teguran dari keluarga sendiri yaitu papa tua (MK) yang marah ke samuel dengan ucapan “pi pulang jo ngoni cuma bekeng keributan di sini”, ujar salah satu saksi.

Warga juga menyebut bahwa tindakan mengibas menggunakan baju dilakukan oleh saudara dari pihak lain, bukan kakak dari anak yang bersangkutan. Sementara dugaan pemukulan terhadap anak disebut dilakukan oleh Alvian Waroka, yang menurut warga terjadi di depan rumah dan sempat terdengar oleh saksi.

Selain itu, dalam keterangan yang sama juga disebut adanya dugaan ancaman yang dilontarkan oleh Aiptu Rolly Kakaiay kepada korban.

Di sisi lain, Wilar mengungkapkan bahwa pasutri bersama beberapa anggota keluarga datang ke rumahnya dengan nada tinggi dan dinilai mengintimidasi. Ia mengaku merasa terancam, terlebih saat kejadian tersebut ibunya dalam kondisi sakit.

“Mereka datang marah-marah, teriak di dalam rumah. Saya sampai takut karena ada upaya pemukulan. Saya memilih diam karena kondisi ibu saya yang sedang sakit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, berdasarkan penelusuran awal dari pihak Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Desa Sapa, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan terhadap anak dalam peristiwa tersebut.

“Dari PPA sudah disampaikan tidak ada temuan kekerasan terhadap anak. Jadi isu itu tidak berdasar,” tegas Wilar.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. Kedua belah pihak diimbau untuk menahan diri serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar situasi tetap kondusif.(*RS)

Post Views: 1,618
Bagikan ini :
Previous Post

Sekjen Kwarnas Tekankan Visi Misi Kwarda Sulut Harus Sejalan Dengan Kebijakan Gubernur

Next Post

Karantina Sulawesi Utara Tahan Daging Anjing Ilegal

Next Post

Karantina Sulawesi Utara Tahan Daging Anjing Ilegal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In