
CAHAYASIANG.ID // Jakarta – Kelompok relawan Jokowi kembali menggelar forum Musyawarah Rakyat (Musra) dengan tema ‘Mencari pemimpin rakyat, melanjutkan agenda kerakyatan’, yang rencananya akan dilaksanakan di Vitra Convention Hall Langsa , Kota langsa provinsi Aceh, Rabu (15/3) mendatang.
Musra tersebut, selain menyerap kriteria pemimpin, isu berkembang ditengah masyarakat dan tentunya pemungutan secara E-Voting, guna menjaring calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) pilihan berbagai elemen masyarakat untuk Pilpres 2024.
Kordinartor Musra PROVINSI ACEH Faisal Azani menyebutkan, Musra Provinsi Aceh akan dihadiri sekitar 2000 warga dari semua kalangan, mulai dari petani, mahasiswa, parpol, nelayan, pelaku UMKM, kalangan ibu-ibu dan generasi melenial. Senin, (6/3/2023)
“Mereka diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi terkait siapa Capres dan Cawapres yang akan mereka dukung pada Pemilu 2024 mendatang. Jadi, murni aspirasi mereka tanpa ada sekat-sekat oleh pagar-pagar partai politik, kepentingan politik kelompok, dan lainnya,” ujarnya.
Menurut Faizal Azani, penyelenggaraan Musra Indonesia didasarkan pada suatu pemikiran bahwa standar kepemimpinan nasional ke depan sudah semestinya tidak berada di bawah model kepemimpinan Jokowi.
“Dalam hal ini, semua hal yang baik yang dihasilkan oleh Pemerintahan Presiden Jokowi dapat dilanjutkan, dan semua kekurangannya dapat ditinggalkan,” ungkapnya.
Selaku Ketua Panitia, Dia menambahkan, Apalagi Program presiden jokowi sangat bagus di Aceh terutama program infrastruktur bendungan Irigasi, jalan desa, hingga tol pertama di Aceh, Ini adalah keberhasilan pak jokowi di Aceh dan diharapkan dapat dilanjutkan penerus pak Jokowi.
“Musra Indonesia merupakan wadah gerakan rakyat untuk menyuarakan pikiran dan aspirasi mereka mengenai kepemimpinan nasional paska Jokowi, yang mereka idamkan tanpa harus dijejali nama-nama laiknya survei-survei yang terus berlangsung,” terangnya.
Dia pun menegaskan, Dalam Musyawarah Rakyat dalil utama demokrasi, yakni suara kritis warga, merupakan tempat yang paling sahih untuk menguji kepemimpinan seperti apa yang paling diinginkan rakyat.
“Dapat menjadi mata air bagi partai -partai politik untuk menjaring calon-calon pemimpin nasional yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk membawa Indonesia lebih maju dan lebih berkembang,” katanya.
Sebagai Catatan, Pelaksanaan Musra Indonesia di Kota Langsa provinsi Aceh ini, merupakan bagian dari rangkaian Musra Indonesia yang telah dilaksanakan dari bulan Juli 2022 sampai Maret 2023.
Sebelumnya, pada sela rapat penyusunan teknis kegiatan MUSRA Aceh, Minggu (5/3), Sekertaris Kegiatan terkait, Tesa menjelaskan, gagasan dasar Musra adalah imperatif sebuah sistem politik demokrasi adalah bahwa setiap orang berkedudukan setara dalam memperjuangkan kepentingan politiknya.
“Imperatif ini berarti bahwa satu-satunya transaksi yang sah...





